dr Lois Owien memang sosok yang serba kontroversial, Kematian Syekh Ali Jaber Disebut Sia-sia karena Percaya Covid-19

196

JAKARTA – dr Lois Owien memang sosok yang serba kontroversial. Ternyata, jauh sebelum itu, Lois Owien juga menyebut kematian Syekh Ali Jaber sia-sia.

Itu sebagaimana unggahannya dalam akun Instagram @dr_lois7.

Saat itu, Lois mengunggah tangkapan layar akun Twitter-nya dengan nama sama pada 16 Januari 2021 silam.

Dalam unggahan itu, dr Lois Owien mengunggah foto Syekh Ali Jaber bersama seorang ulama lainnya.

Di foto tersebut, ia membubuhkan sepenggal kalimat dengan warna merah.

“Korban keracunan obat anti virus yang bereaksi sangat keras dengan obat lain sehingga terjadi moralitas asidosis obat,” demikian bunyi kalimat di foto tersebut.

Sedangkan dalam cuitannya, dr Lois Owien menyebut kematian ulama asal Arab Saudi itu adalah sia-sia.

Pasalnya, Syekh Ali Jaber mempercayai adanya Covid-19 dan alat tes swab PCR.

“Kematian yang sia-sia akibat mempercayai alat abal-abal swab PCR. Salah diagonasa maka obat jadi salah,” tulis Lois Owien.

Untuk diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada 14 Januari 2021 silam.

Itu setelah Syekh menjalani perawatan selama 19 hari di rumah sakit akibat Covid-19 yang diumumkannya pada 29 Desember 2020.

Saat menjalani perawatan medis, kondisi Syekh Ali Jaber mengalami penurunan dan harus menggunakan alat bantu pernafasan.

Namun saat itu, Syekh Ali Jaber sudah dinyatakan negatif.

Ramal Nagita Slavina Bakal jadi Janda Kembang

dr Lois Owien juga pernah memprediksi Nagita Slavina bakal jadi janda kembang.

Itu setelah Raffi Ahmad menjadi selebritas yang dipilih pemerintah untuk mendapatkan suntik vaksin Covid-19 bersama Presiden Jokowi pada Februari 2021 lalu.

Pernyataan itu ditulis Lois Owien melalui akun Instagram @dr_lois7 pada 18 Februari 2021.

Dalam unggahan itu, Lois memajang foto Raffi Ahmad, Nagita Slavina dan putranya.

Lois juga menyinggung almarhum Ashraf Sinclair, mendiang suami Bunga Citra Lestari.

“Raffi Ahmad ini sudah di suntik vaksin flu kan? Ingat suami BCL? Nah…bisa kejadian mendadak seperti itu,” tulis Lois.

Menurutnya, setelah disuntik vaksin Covid-19, berarti Raffi Ahmad sudah menyimpan senyawa zat berbahaya dalam tubuhnya.

“Karena Rafi Ahmad ini SDH menyimpan metil mercury dan formaldehid di tubuhnya,” sambungnya.

Atas alasan itu pula, dr Lois Owien memprediksi Nagita Slavina akan bernasib sama seperti Bunga Citra Lestari yang ditinggal mati suaminya.

“Begitu rajin minum susu calsium dan obat penurun kolesterol (Statin, Lipitor) Maka…istrinya akan jadi Janda kembang,” tandas Lois dalam unggahan itu.

Resmi Tersangka

Sementara, Bareskrim Polri telah resmi menetapkan dr Lois Owien sebagai tersangka dalam kasus dugaan hoax Covid-19.

Lois diduga melakukan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

Dan/atau tindak pidana menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat.

Dan/atau tindak pidana dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah dan/atau tindak pidana menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap.

“Sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat,” ungkap Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dalam pesan singkat, Senin (12/7/2021) malam.

Pasal Berlapis

Atas perbuatannya, penyidik Bareskrim Polri menjerat dr Lois Owien dengan pasal berlapis.

Yakni Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dan/atau Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 14 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Dan/atau Pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tandas Agus.

Sumber Berita / Artikel Asli :  (ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here