Kendaraan Tempur Sekat Jalan karena Warga ‘Ngek Ngok Ngek’

314
Petugas gabungan memutar balikan pengendara yang memasuki wilayah DKI Jakarta di Pos PPKM Darurat Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (5/7/2021). (CNN Indonesia/ Adi Maulana) CNN Indonesia/ Adi Maulana

Polisi angkat suara terkait penyiagaan kendaraan tempur, Panser milik TNI dan barracuda Polri di posko penyekatan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jalan Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan pada Senin (5/7).

Kasat Lantas Polres Metro Jaksel, Kompol Sri Widodo mengatakan penyiagaan tiga mobil lapis lapis baja itu karena sempat terjadi kisruh antara petugas dan pengendara di ruas jalan tersebut. Namun ia menegaskan, penyiagaan tak lebih hanya untuk menutup jalan.

“Alasannya karena masyarakat kemaren ribut di situ mau ngek ngok ngek, itu kan untuk siaga aja. Gitu aja,” kata Widodo lewat sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Senin (5/7).

Sejumlah pengendara berupaya untuk menerobos penyekatan dengan membunyikan klakson kendaraan secara bersamaan.

“Fungsinya mungkin nutup jalan aja. Itu dari pimpinannya begitu,” imbuhnya.

Widodo mengatakan, rencananya, tiga mobil tempur tersebut akan terus disiagakan selama 24 jam hingga PPKM Darurat berakhir 20 Juli mendatang.

Dia belum bisa memastikan akan melakukan hal serupa di posko penyekatan lain di wilayah Jaksel seperti di simpang Pasar Jumat Lebak Bulus, atau beberapa titik penyekatan lain. Menurut dia, hal itu sesuai kondisi dan instruksi dari Polda Metro Jaya.

“Sesuai kebutuhan yang Pak Pimpinan perintah, yang mana yang diperlukan itu ya ditaro, kalau enggak ya, nggak juga,” kata dia.

Posko penyekatan arus lalu lintas di Jalan Lenteng Agung Raya diketahui satu dari total 63 titik pengendalian dan pembatasan mobilitas warga sama PPKM Darurat.

Sejak Senin (5/7) pagi, posko tersebut diketahui telah memicu kemacetan panjang kendaraan dari arah Kota Depok menuju Jakarta. Namun, polisi sama sekali tak memberikan diskresi atau kelonggaran meski kemacetan terus mengular.

Namun berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com hingga pukul 16.00 WIB, kemacetan mulai terurai. Kecuali tenaga kesehatan, izin lewat tak diberikan hampir ke semua pengendara termasuk mereka yang coba menunjukkan surat dinas dari perusahaan atau kantor.

Sumber Berita / Artikel Asli : CNN Indonesia

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here