Jadi Kritikus yang Diakui Pemerintah, Natalius Pigai: Jokowi Sendiri Bilang ‘Natali sih Oke’

166
Natalius Pigai

Komisioner Komnas HAM tahun 2012-2017, Natalius Pigai mengaku memiliki banyak musuh karena kritikannya terhadap Pemerintah.

Meski begitu, dia menyebut ‘musuh-musuhnya’ tidak bisa mencari kelemahannya, sebab dia menyampaikan kritik berdasarkan data.

Hal itu disampaikan dalam acara Saatnya Perempuan Bicara yang diunggah di kanal Youtube tvOneNews, Minggu, 27 Juni 2021.

“Saya itu banyak orang musuh dengan saya, selalu setiap hari browsing itu kelemahan saya di mana tidak pernah mereka temukan. Karena pakai data statistik semua, dan itu diakui oleh Jokowi,” kata Natalius Pigai, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube tvOneNews, Senin, 28 Juni 2021.

Bahkan, dia mengatakan bahwa Presiden Jokowi mengakui dirinya sebagai kritikus pemerintah. Namun, dia tidak menyebutkan kepada siapa Jokowi mengatakan hal itu.

Jokowi sendiri bilang ‘Natali sih oke’, dia sendiri bilang. Kepada siapa, tidak perlu saya sampaikan,” ucap Natalius Pigai.

Menurutnya, dia tidak pernah melakukan body shaming pada saat menyampaikan kritik. Tidak seperti kritikus yang lain.

“Dibanding kritikus yang lain, maaf ya body shaming, ini dari kecerdasannya, kepintarannya, latar belakangnya diungkap, kalau saya tidak pernah,” ujar Natalius Pigai.

Selain itu, dia juga membeberkan alasan musuhnya tidak pernah menemukan kesalahannya, sebab kritik yang disampaikan selalu berdasarkan data.

Pertama, Natalius Pigai pernah bekerja sebagai di Kementerian Tenaga Kerja pada tahun 1999, kemudian menjadi kepala sub statistik di tempat yang sama.

Setelah itu, dia pernah memimpin penyelidikan di Komnas HAM, sehingga dirinya tahu tentang penyelidikan.

“Saya punya tiga latar belakang yang belum tentu semua orang bisa memiliki, maka setiap kritikan saya sudah pasti berdasarkan penelitian, sudah pasti berdasarkan data statistik, dan penyelidikan,” tutur Natalius Pigai.

Oleh karena itu, dia tidak pernah bermain body shaming, mengritik hingga menyerang secara pribadi.

“Oleh karena itulah, maka saya tidak pernah bermain body shaming, tidak pernah kritik individu, tidak pernah menyerang pribadi,” ucap Natalius Pigai.

Tidak hanya itu, dia juga membeberkan alasannya yang selalu mengritik Pemerintahan Jokowi.

Gini, pendukung Jokowi itu berjuta-juta orang. Tapi Jokowi bukan sempurna, pasti ada ruang-ruang kosong, ada kamar-kamar kosong yang sempat tidak diisi oleh Jokowi. Biarkanlah kami mengisi kekurangan yang tidak sempet diisi oleh Jokowi,” tutur Natalius Pigai.

Dia menambahkan bahwa pernyataannya tersebut merupakan pemahamannya, supaya kebijakan Pemerintah lebih sempurna.

“Jadi jangan anggap kami itu tidak berbakti kepada negara, kami berbakti dengan mengisi ruang-ruang kosong yang tidak sempat diisi oleh negara,” kata Natalius Pigai.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here