Novel Baswedan Ungkap Cara Licik Firli Bahuri Depak Pegawai KPK

255
Novel Baswedan Apresiasi pidato Presiden Jokowi Soal Pegawai KPK /Instagram @novelbaswedanofficial/

Penyidik senior Novel Baswedan membeberkan cara Ketua KPK Firli Bahuri dalam menyingkirkan sejumlah pegawai di komisi antirasuah.

Novel Baswedan termasuk ke dalam 75 pegawai yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) di KPK.

TWK adalah bagian dari proses alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) sesuai amanat Undang-Uundang KPK hasil revisi (UU KPK Nomor 19 Tahun 2019).

Novel Baswedan mengatakan, Firli Bahuri sempat mengatakan bahwa 75 pegawai KPK tidak lulus TWK padahal waktu dan soal yang diberikan dalam tes sama.

 

“Faktanya FB (Firli Bahuriyang paksakan ada TWK dan hasilnya disembunyikan,” cuit Novel Baswedan di akun Twitter pribadinya @nazaqistsha pada 14 Juni 2021.

“Ini cara licik untuk menyingkirkan pegawai yang bekerja baik. Berantas korupsi hrs dengan jujur. Tdk dgn pencitraan & kebohongan,” tulisnya lagi.

Cuitan Novel Baswedan soal Firli Bahuri.
Cuitan Novel Baswedan soal Firli Bahuri.

Sebelumnya, KPK menyaring 24 dari 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK untuk dibina.

Sementara 51 pegawai yang lain dinyatakan sudah ‘merah’ nilainya sehingga tak mungkin lagi dibina.

Keputusan untuk membina 24 pegawai yang tak lulus TWK muncul setelah derasnya tekanan publik.

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sempat meminta agar hasil TWK tidak dijadikan dasar untuk menonaktifkan pegawai KPK.

Keputusan Mahkamah Konstitusi pun menyatakan hasil TWK tak boleh merugikan pegawai, termasuk memberhentikannya.

Firli Bahuri, terlepas dari itu, dilaporkan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) atas dugaan gratifikasi yang diterimanya dalam bentuk diskon harga sewa helikopter.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here