Penumpang Protes Gagal Terbang, Petugas Garuda Malah Ngancam

141
Petugas Garuda Indonesia

JAKARTA – Video penumpang ribut dengan petugas Garuda Indonesia karena gagal terbang beredar di media sosial.

Dalam video terlihat seorang penumpang protes lantaran tak bisa terbang. Padahal, dia sudah datang 30 menit sebelum pesawat Garuda lepas landas.

Peristiwa itu terjadi di Bandara Internasional Kualanamu Medan, Sumatera Utara, Rabu (26/5).

Penumpang itu memesan tiket untuk penerbangan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Kualanamu Medan menuju Nias.

Dalam tiket tertulis pesawat Garuda terbang dari Bandara Kualanamu pukul 08.30 WIB dan tiba di Nias pukul 09.30.

Protes Tak Bisa Terbang

Penumpang pesawat Garuda Indonesia

Penumpang ini mengaku sudah tiba di Bandara Kualanamu pukul 08.00 WIB. Namun pelayanan ternyata sudah tutup, sehingga dia gagal terbang.

Penumpang itu pun protes lantaran tak bisa lagi check in. Padahal, dia merasa masih ada siswa waktu 30 menit sebelum pesawat lepas landas.

Pemilik akun TikTok @adv.jhon_waruwu.sh ini mendatangi seorang perempuan yang merupakan salah satu petugas Garuda Indonesia.

Ia mempertanyakan mengapa tidak bisa dilayani, padahal masih ada sisa waktu 30 menit.

Pegawai Garuda Indonesia menjawab bahwa pelayanan sudah tutup, sehingga tak bisa lagi melayani penumpang.

“Pak, memang kan sudah close, bukan pelayanan ya pak. Tapi kalau bisa kita iniin pak,” kata petugas Garuda.

“Iya masalahnya kan jelas tiket saya kan?,” tanya penumpang.

“Pak, tiket bapak jelas. Tapi kan memang 8.30 itu terbang. Jam 08.30 kita sudah boarding dan secara sistem sudah aktif,” jelas petugas Garuda.

“Iya masalahnya jam tiket saya itu 8.30. Ini saya sudah nyampe jam 08.00 lho,” kata penumpang.

Petugas Garuda kembali menegaskan bahwa pukul 08.30 itu pesawat Garuda sudah lepas landas. Namun penumpang berdalih masih ada siswa waktu 30 menit sebelum terbang.

“Artinya masih ada kesempatan buat saya dong, 08.30 (terbang) artinya saya nyampe 08.30, setengah jam jedanya,” jelas penumpang.

Petugas Garuda menegaskan tidak bisa lagi melayani penumpang tersebut karena secara sistem pelayanan sudah tutup.

Petugas Garuda itu kemudian mengancam penumpang tersebut untuk melaporkan ke polisi karena direkam saat berdebat.

“Bapak jangan foto saya, saya bisa tuntut nanti. Saya minta hapus pak,” ancam petugas Garuda.

Video perdebatan penumpang dengan pegawai Garuda Indonesia ini diunggah di akun TikTok @adv.jhon_waruwu.sh, Rabu (26/5).

“Ini sangat-sangat mengecewakan saya dan merugikan saya secara pribadi. Beginikah pelayakan maskapai Garuda?,” tulisnya dalam video.

Sumber Berita / Artikel Asli : (one/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here