Demokrat Tak Percaya Hasil Survei Nobatkan PDIP Partai Bersih: Apa Mungkin?

108
Politisi Partai Demokrat, Yan Harahap. /Twitter/@YanHarahap

– Politikus DemokratYan Harahap seolah tak percaya survei terbaru yang dirilis Puspoll menempatkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai bersih dan pro pemberantasan korupsi.

Yan harahap menyinggung soal kasus korupsi yang sempat menyita perhatian yakni kasus Harun Masiku dan Juliari Batubara.

Ungkapan tersebut disampaikan Yan Harahap melalui cuitan di Twitter pribadinya Minggu, 24 Mei 2021.

“Apa mungkin? Apa gak takut diprotes Juliari, Harun Masiku dan lain-lain,” tulis Yan Harahap.

Sebelumnya, PDIP masuk urutan paling atas elektabilitas partai politik dalam survei Puspoll Indonesia.

Pada Survei yang sama, PDIP teratas dalam hal persepsi sebagai partai bersih, pro pemberantasan korupsi dan mewakili mewakili milenial.

Disebutkan, dalam hal elektabilitas, PDIP mencapai 22,3 persen. Partai Gerindra di urutan kedua dengan elektabilitas sebesar 13,4 persen. Mengikuti PKB urutan ketiga dengan elektabilitas 9,2 persen.

“Tingkat elektabilitas partai politik tertinggi adalah PDIP dengan perolehan dukungan 22,3%,” ujar Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Muslimin Tanja saat rilis survei secara daring Minggu, 23 Mei 2021.

Golkar berada di urutan keempat dengan angka 8,4 persen. Kemudian PKS 7,4 persen, Demokrat 5,3 persen, Nasdem 4,3 persen, PPP 2,8 persen, PAN 1,8 persen.

Survei Puspoll juga merekam persepsi publik terhadap partai politik. PDIP mendapat respon 19,2 persen, disusul Gerindra 11,8 persen, dan Golkar 8,2 persen dalam tiga besar.

Kemudian, ada pertanyaan mengenai partai paling bersih dari kasus korupsi dan pemberantasan korupsi. PDIP ternyata masih berada di urutan tertinggi dengan angka 15,7 persen, disusul Gerindra 10 persen, dan PKS 7,8 persen di urutan tiga besar.

 

Untuk partai yang mewakili mewakili generasi muda, PDIP berada di peringkat tertinggi, Gerindra 9,9 persen, dan PKB 7 persen.

Mengenai partai yang paling berpihak terhadap Islam, dalam tiga besar ada PKB 17,6 persen, PKS 15,8 persen, dan Gerindra 8,9 persen.

Puspoll Indonesia melakukan survei wawancara tatap muka selama 20-29 April 2021. Sampel dipilih secara acak dengan metode penarikan sampel acak bertingkat. Jumlah sampel diambil sebanyak 1600 responden. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here