Pengacara Ungkap Kejanggalan Kasus Habib Rizieq di Megamendung, Dituntut 10 Bulan Penjara

153
Habib Rizieq

JAKARTA – Pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar menghormati keputusan Jaksa Penuntut Umum atau JPU yang menuntut kliennya 10 bulan pejara terkait  kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

“Kami hormati tuntutan JPU karena ini memang tugas mereka,” kata Aziz saat dihubungi PojokSatu.id, Selasa (18/5/2021).

Kendati demikian, Aziz menilai ada yang janggal dalam pembacaan tuntutan terhadap kliennya.

Di mana dalam pembacaan itu, jaksa mengaitkan kasus kerumunan lainnya yang tidak ada dalam laporan yang melibatkan kliennya.

“Dari pembacaan tuntutan jelas ini bukan kasus prokes biasa. Dalam pelaporan yang dipermasalahkan adalah kerumunan di Gadog, tapi diproses berkembang jadi objeknya di Megamendung dan muncul nama HRS,” ujarnya.

“Dan kerumunan di Bandara juga dibahas, padaha itu tidak ada dalam pelaporan awal,” beber Aziz.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum atau JPU secara resmi menuntut Habib Rizieq Shihab dengan hukuman penjara selama 10 bulan penjara terkait kasus kerumunan Megamendung.

Habib Rizieq dianggap bersalah melanggar aturan kekarantinaan kesehatan. Dan dianggap telah menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan

“Menjatuhkan pidana terhadap saudara Muhammad Rizieq Bin Husein Shihab atau Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq Shihab berupa pidana selama 10 bulan dan denda sebesar Rp50 juta dengan subsider 3 bulan,” kata jaksa saat bacakan tuntutan dalam persidangan. 

Sumber Berita / Artikel Asli : (fir/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here