Tagana Subang: Bukan Tsunami, tapi Hujan Badai

265

SUBANG- Warga pesisir Pantura Subang panik berhamburan meninggalkan rumah mereka pada Rabu (20/5/2020).

Mereka panik karena tiba-tiba air laut naik, ditambah diguyur hujan dan angin kencang. Situasi kian mencekam.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Legonkulon, Subang. Terisar kabar akan terjadi tsunami.

Namun, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupatan Subang memastikan bahwa tidak ada tsunami, tapi hujan badai disertai angin dan rob air.

Ketua Tagana Subang Jajang Abdul Muhaemin. menegaskan, kejadian di Legonkulon adalah hujan badai disertai angin kencang. Pada saat yang sama air laut tinggi sehingga terjadi rob

“Bukan, bukan tsunami. Ini hujan badai diserta angin kencang. Kalau rob-nya kan biasa ya. Hanya saja warga panik jadi mereka mencari tempat aman,” kata Jajang

Menurut Jajang, kondisi saat ini di daerah Legonkulon, air sudah mulai surut.

Di sosial media, sejumlah nentizen membuat narasi jika yang terjadi di Legonkulon adalah Tsunami.

Mereka juga meminta warga untuk waspada. Informasi ini, tidak benar. Peristiwa di Legonkulon hujan badai disertai angin kencang dan rob air.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here