Kebijakan Jokowi Dikritik JK Dan Said Aqil, Saiful Anam: Ibarat Kapal, Tinggal Tunggu Waktunya Tenggelam

17391
Manatan Wakil Presiden Jusuf Kalla (ketiga kanan) berama para tokoh nasional diantaranya mantan Wapres Try Sutrisno (kanan), Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie (kiri) dan Ketua PBNU Said Aqil Siroj (kedua kiri) memberikan keterangan pers seusai pertemuan di rumah dinas Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).(Antara)

Kritik keras kepada pemerintah terhadap kebijakan yang membingungkan dinilai sebagai ungkapan jujur yang disampaikan Ketum PBNU, Said Aqil Siradj.

“Said Aqil benar, ia kan selama ini bagian dari tokoh NU yang mendukung Jokowi-Maruf sedari awal. Tapi soal penanganan Covid-19, ia berkata jujur apa adanya,” ucap pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/5).

Saiful meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mendengar kritikan orang-orang terdekatnya yang sudah mulai gerah dengan kebijakan yang berubah-ubah sehingga terkesan tidak tegas.

“Saya kira ini menjadi cambuk bagi Jokowi yang tidak tegas atas kebijakan yang diambilnya, dan mendapat sorotan tajam dari tokoh seperti Said Aqil dan JK,” urai Saiful.

“Ibarat kapal ini tinggal menunggu waktu kapan akan tenggelam, mengingat penumpangnya sudah pada teriak atas gaya-gaya nakhoda yang makin tidak jelas arahnya,” pungkasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here