Ditanya Isu Maju Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Sudah Ngalamin 4 Tahun Terakhir, Politik Banyak Ngalir

251
Sandiaga Salahuddin Uno.

Pakar Tata Hukum Negara, Refly Harun sempat menyinggung Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 pada Politisi Gerindra, Sandiaga Uno.

Dalam kesempatan itu, Refly Harun bertanya soal isu Sandiaga Uno yang akan maju pada Pilpres 2024.

Namun, Sandiaga Uno secara tidak langsung mengatakan bahwa dalam politik tak ada yang bisa diprediksi.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno seperti yang terlihat dalam video yeng diunggah dalam channel YouTube Refly Harun, pada Minggu (17/5/2020).

Pakar Tata Hukum Negara, Refly Harun sempat menyinggung Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 bersama dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sandiaga Uno.
Pakar Tata Hukum Negara, Refly Harun sempat menyinggung Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 bersama dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sandiaga Uno. (Channel YouTube Indonesia Lawyers Club/Refly Harun)

“Bung Sandi 2024 gimana?” tanya Refly, seperti dikutip TribunWow.com.

“Saya lihat ini dan ini true of the bottom of my heart (benar dari lubuk hatiku).

“Karena sudah ngalamin empat tahun terakhir, karena politik itu enggak bisa kita terlalu kita atur-atur, politik itu banyak mengalir saja,” jawab Sandi.

Kini dirinya mengaku sedang fokus dengan penciptaan lapangan kerja.

“Jadi yang akan saya lakukan terus ada di tengah masyarakat, saya akan fokus untuk memberikan solusi khususnya di lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Selain itu, Sandi menilai banyak terjadi kenaikan harga-harga bahan pokok yang bisa menyengsarakan rakyat kecil.

“Dan ini jangan di-cover tapi menurut saya harga-harga bahan pokok akan meningkat pasca Covid-19.”

“Cenderung menjadi suatu beban bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sandi sekali lagi menyinggung soal keinginannya membuka lapangan pekerjaan yang cukup pasca Covid-19.

“Ya betul maksudnya Covid-covid, lapangan pekerjaan tapi sebetulnya sekarang dirasakan beban bahan-bahan pokok yang meningkat dan beban biaya hidup yang semakin mencekik untuk kelompok menengah ke bawah,” ucapnya.

Ia mengakui dirinya tak memiliki jabatan di pemerintahan.

Meski demikian, ia percaya tetap bisa membantu di luar pemerintahan.

“Saya kan enggak punya posisi strategis di partai saya wakil Pak Prabowo tidak punya posisi di pemerintahan tapi saya yakin sebetulnya bahwa kita bisa berkontribusi dari mana saja.”

“Dari luar pemerintahan kita juga bisa berkontribusi,” jelas Sandi.

Lihat videonya mulai menit ke-19.55:

 

 Habiskan Dana Rp 1 T untuk Pilpres 2019

Dalam kesempatan tersebut, Refly juga bertanya berapa dana yang dibutuhkan untuk kampanye pada Pemilihan Gubenur 2017 dan Pilpres 2019.

Sandiaga menjawab, dia menghabiskan kurang lebih Rp 300 milyar.

“Satu pertanyaan terakhir dan jawabnya singkat saja.”

“Bung harus jujur tahun 2017 Pilkada DKI habis berapa,” tanya Refly.

“Aduh hampir lebih itu, itu sudah saya laporkan di LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelanggara Negara) angkanya saya lupa tapi kira-kira hampir 300 milyar,” jawab Sandi.

Sedangkan untuk kampanye Pilpres, Sandi mengatakan dirinya menghabiskan uang sekitar Rp 1 triliun.

“Itu juga belum saya laporkan hampir 600 an milyar itu total 1 triliun,” ujar Sandi.

“Jadi 1 triliun ya, yang lainnya jangan bermimpi jadi Calon Presiden dan Calon Gubernur DKI,” timpal Refly.

Sandi lantas membantah anggapan tersebut, pasalnya ada beberapa orang yang tidak memiliki.

“Belum tentu, ada yang enggak punya apa-apa tau-tau bisa jadi kandidat,” bantah Sandi.

Lalu, Refly menyinggung bahwa Sandi merupakan orang dengan pemilik modal terbesar dibanding kandidat-kandidat Capres 2024 yang selama diisukan.

Bahkan ia turut menyinggung Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan hingga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang belum memiliki modal.

“Kan Bung memang harus membantu kaum dhuafa, dari orang-orang yang disebutkan sebagai next presiden itu, calon presiden ke depan yang mapan kan cuma Bung Sandi.”

“Yang lainnya Anies kan modalnya modal begitu doang, Ganjar juga begitu, RK juga begitu, Khofifah juga begitu,” ungkapnya.

Sementara itu, Sandi melanjutkan dirinya tak masalah menghabiskan uang sebegitu banyak.

Menurutnya tak ada yang sia-sia dalam sebuah perjuangan.

“Buat saya tidak ada penyesalan sama sekali, buat saya ini adalah bagian dari perjuangan, pengorbanan kalau meamh di politik, kalau kita mau mandiri ya harus berani gitu loh,” ucapnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : TribunWow

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here