Diungkap Mahfud MD, Begini Lockdown Ala Belanda yang Akan Ditiru RI, Apotek, Pasar Akan Dijaga Ketat

461

Perberlakuan karantina wilayah di Indonesia untuk menekan laju penyebaran virus Corona akan mengadopsi penerapan lockdown yang diberlakukan di Belanda.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD seperti dikutip pemberitaan Kompas.com, Minggu (29/3/2020).

Mahfud MD mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) soal karantina wilayah di Indonesia akan dibahas pada Selasa (31/3/2020).

Lalu, seperti apa penerapan lockdown di Belanda?

• Bukan 67, Anies Baswedan Beberkan Ada 283 yang Dikubur Ala Jenazah Korban Virus Corona di Jakarta

• Ada 300 Kasus Positif Virus Corona Baru, Ridwan Kamil Langsung Karantina Wilayah di Kecamatan Ini

• Jika Darurat Sipil covid-19 Berlaku, Prabowo Subianto dan Tito Karnavian Jadi Pembantu Utama Jokowi

• Detik-detik Ekspresi Anies Berubah Umumkan 283 Warganya Dikubur Ala Korban Corona, Suaranya Bergetar

“Yang kita inginkan seperti di Netherland itu sekarang. Kan lockdown namanya di sana. Kita karantina wilayah namanya. Jadi orang masih boleh berjalan. Bahkan tadi cucu saya di sana masih jalan-jalan ke taman, tapi dijaga, enggak boleh jarak sekian,” kata Mahfud,

Mahfud menggambarkan, masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas, tetapi secara terbatas ketika diterapkan karantina wilayah.

Toko obat, pasar tradisional, serta supermarket juga tetap beroperasi dengan penjagaan ketat.

Lalu, seperti apa penerapan lockdown di Belanda?

Belanda tidak memberlakukan lockdown penuh.

Kebijakan Pada 16 Maret 2020, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte menjelaskan pendekatan Belanda dalam menangani virus Corona melalui siaran televisi.

Rutte mengatakan, Pemerintah Belanda tidak akan memberlakukan lockdown penuh.

Sebaliknya, ia menyebutkan, pemerintahannya telah memilih untuk mengontrol risiko virus sejauh mungkin dan membangun imunitas terhadap virus.

Melansir laman resmi Pemerintah Belanda, https://government.nl/, berikut adalah langkah-langkah yang diberlakukan di negara itu:

• Di Kalimantan, Pasien Positif Virus Corona Ini Meninggal Setelah Dinyatakan Negatif oleh Dokter

• Segera Ajukan, Bayar Cicilan ke Leasing dapat Keringanan bagi yang Terdampak Corona, Ini Syaratnya

Kebijakan umum

Mengimbau warga tinggal di rumah.

Menjaga jarak dengan orang lain (setidaknya 1,5 meter) dan menghindari seluruh kegiatan sosial dan kelompok orang.

Di rumah, batasi kunjungan maksimal 3 orang dan jaga jarak satu sama lain

Jika mengalami gejala seperti batuk atau demam, diimbau untuk tinggal di rumah.

Jika seseorang di rumah mengalami gejala, seluruh anggota keluarga harus tinggal di rumah.

LOCKDOWN ALA BELANDA -  Jalanan di Amsterdam yang sepi karena adanya karantina untuk mencegah penyebaran virus Corona atau covid-19. Terlibat sebuah iklan layanan masyarakat dari Pemerintah Belanda mengingatkan untuk menjaga jarak.
LOCKDOWN ALA BELANDA – Jalanan di Amsterdam yang sepi karena adanya karantina untuk mencegah penyebaran virus Corona atau covid-19. Terlibat sebuah iklan layanan masyarakat dari Pemerintah Belanda mengingatkan untuk menjaga jarak. (Shutterstock/Elena Baryshnikova)

Aktivitas publik

Kegiatan dan perkumpulan yang biasanya mengajukan permohonan izin, dilarang dilakukan

Seluruh pertemuan lainnya dilarang, kecuali upacara pemakaman dan pernikahan (tidak boleh lebih dari 30 orang)

• Berjemur Tak Bisa Matikan Virus Corona, Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan Selama di Rumah

• Inilah 3 Kemungkinan Virus Corona Bisa Masuk ke Rumah Meski Tak ke Mana-mana, Cara Mencegahnya Mudah

Pertemuan yang dibutuhkan secara hukum atau pun lembaga seperti pertemuan dewan kota tidak boleh melebihi 100 orang

Tempat-tempat umum seperti museum, konser, bioskop tutup

Toko-toko, pasar, dan layanan transportasi umum harus ditutup jika langkah-langkah kebersihan tidak memadai atau orang tidak menjaga jarak dengan baik

Seluruh profesi yang membutuhkan kontak harus berhenti dilakukan

Semua bar, kafe, dan restoran tutup.

Layanan pengambilan makanan akan tetap buka.

Pendidikan SD, SMP, hingga tempat penitipan anak ditutup

Seluruh ujian nasional sekolah tahun ini telah dibatalkan

Universitas dan institusi pendudukan tinggi telah diminta melakukan kuliah online

Perpanjangan lockdown sebagian

Melansir New Straits Times, Pemerintah Belanda melakukan perpanjangan pelarangan kegiatan atau pertemuan publik hingga 1 Juni 2020.

Sebelumnya, diberlakukan hingga 6 April 2020.

Perpanjangan ini bertujuan untuk menahan penyebaran virus Corona lebih luas.

Pengumuman ini disampaikan pada Senin (23/3/2020) dalam sebuah konferensi pers.

“Langkah ini akan sangat berdampak. Namun, kami tidak memiliki pilihan lain jika ingin menghentikan virus ini,” kata Menteri Kehakiman Ferd Grapperhaus.

Sementara, Perdana Menteri Mark Rutte mengingatkan, jika larangan tidak bekerja maka langkah selanjutnya adalah lockdown total.

“Saya berharap itu (lockdown total) tidak dibutuhkan,” tambah Rutte.

Aturan ini berlaku untuk seluruh jenis pertemuan termasuk dengan anggota kurang dari 100 orang, sebagaimana diumumkan oleh pemerintah Belanda sebelumnya.

Toko-toko dan transportasi umum juga harus memberlakukan kebijakan untuk membuat orang-orang menjaga jarak sejauh 1,5 meter, termasuk pembatasan masuk jika diperlukan.

Melansir Reuters, kini, polisi telah diberikan kuasa untuk menghentikan kelompok-kelompok dengan lebih dari tiga orang yang tidak menjaga jarak di publik, kecuali jika mereka adalah anggota keluarga yang sama.

Adapun denda yang dikenakan berkisar dari 400 euro untuk individu hingga 4.000 euro untuk perusahaan.

Rutte menggambarkan langkah ini sebagai sebuah “lockdown yang ditargetkan”.

Hingga Senin (30/3/2020), jumlah kasus infeksi virus Corona Covid-19 di Belanda adalah sebanyak 10.930 kasus dengan 772 orang meninggal dunia, dan 253 pasien dinyatakan sembuh.

Sumber Berita / Artikel Asli : tribunnews

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here