Jubir untuk Corona Mulai Monoton, Banyak Warga Bingung, Angka Kasus Covid-19 dan Kematian Terus Bertambah

381

JAKARTA – Pemerintah disarankan untuk tidak membiarkan jurubicara percepatan penanganan Covid-19, Achmad Yurianto seorang diri saat menyampaikan perkembangan penyebaran virus corona di tanah air.

Para pakar hingga ahli mesti dilibatkan untuk menjelaskan secara detail, langkah apa yang mesti dilakukan masyarakat menyikapi perkembangan mutakhir penyebaran Covid-19 itu.

Sehingga, tidak hanya menyoal jumlah korban yang berkaitan dengan statistik. Begitu dikatakan ekonom senior Indef, Faisal Basri disela-sela acara “Indef Talk” melalui Live Instagram, Jumat (27/3).

“Kita tidak diberitahu di press conference (jumpa pers) yang kurang apa? Dari hari ke hari cuma tentang imbauan. Dia Jubir, tidak mampu menyampaikan segala aspek. Maka dampingi ahli-ahli,” kata Faisal Basri.

“Jadi tolong Pak Yuri jangan biarkan sendiri tiap presscon,” imbuhnya menegaskan.

Faisal Basri mencontohkan, sedianya saat jumpa pers selain mengumumkan statistik jumlah korban hingga penyebarannya, disisi lain pemerintah perlu memberi tahu juga apa yang mesti dilakukan masyarakat.

Kemudian, kebutuhan yang disediakan pemerintah mulai dari logistik hingga alat kesehatan seharusnya diumumkan ke publik agar tercerahkan.

“Tunjukkan semua bahwa kita yang bekerja bukan Pak Yuri, yang tau bukan Pak Yuri saja. Kalau itu saja yang dikemukakan tiap hari, orang jadi bosan,” demikian Faisal Basri.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol/pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here