Anggota DPR Fraksi PKB: Saya Menolak Tes Massal Corona, Itu untuk Tenaga Medis dan Mereka yang Rentan!

616

JAKARTA – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memastikan tak akan ikut melakukan tes massal corona gratis yang akan digelar di DPR RI.

“Saya menolak dan tidak akan ikut tes corona gratisan. Kenapa saya bilang gratisan? Karena sumber dana tes corona ini belum jelas dari mana, apakah dari fasilitas asuransi yang dimiliki tiap anggota, atau dari sumbangan pihak lain atau dari mana,” kata anggota Fraksi PKB, Luqman Hakim dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3).

Ia menjelaskan, saat ini yang harus dipentingkan adalah masyarakat yang rentan dan kurang mampu. Terlebih menurutnya, tes corona yang lebih akurat dari rapid test membutuhkan biaya cukup mahal.

“Anggota DPR pasti mampu membiayai dirinya dan keluarganya untuk melakukan tes corona secara mandiri di rumah sakit,” sambung anggota Komisi III DPR RI ini.

Penolakan tes tersebut pun bukan semata-mata keputusan pribadi, melainkan arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Sesuai arahan Ketum, Fraksi PKB dilarang ikutan tes corona gratisan.

“Alat tes corona yang dibeli negara harus diprioritaskan untuk sahabat-sahabat tenaga medis dan masyarakat rentan. Tenaga medis adalah tentara terdepan dalam perang melawan corona ini,” jelas Luqman.

Di sisi lain, pihaknya juga mengkritik sikap pemerintah yang dinilai lamban memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD), seperti masker, sarung tangan, baju hazmat, sepatu boot dan lainnya untuk memfasilitasi tenaga medis di semua rumah sakit.

“Masker dan hand sanitizer oleh masyarakat dianggap sebagai kebutuhan pokok dalam melawan wabah corona. Apabila tidak tersedia stok yang cukup di pasar, pasti memantik kepanikan massal seperti yang terjadi sampai saat ini,” tandasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol/pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here