Tak Terima Jokowi Dilantik, Pria Lamongan Ngaku Presiden Terpilih, Minta Polisi Kawal ke MPR

400

 JAKARTA – Polisi mengamankan seorang pria paruh baya yang tak terima dengan pelantikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI 2019-2024.

Pria yang diidentifikasi sebagai Edi Sutrisno itu mengaku bahwa dirinyalah yang menjadi presiden terpilih, bukan Jokowi.

Berdasarkan kartu identitasnya, diketahui Edi Sutrisno tercatat warga Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Karena itu, ia menuntut agar dirinya dilantik dalam Sidang Paripurna MPR di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan, Edi Sutrisno diamankan saat mendekati komplek Parlemen pada pukul 10.15 WIB.

“Pelaku datang dari arah jembatan (restoran) Pulau Dua menuju pintu utama DPR/MPR dengan membawa tas ransel warna cokelat,” kata Argo.

Melihat gelagatnya, polisi di sekitar lokasi langsung mendekati dan menanyainya.

BACA: Hadiri Pelantikan Presiden Jokowi, Ahok Ternyata Tamu tak Diundang DPR

“Dia mengaku dirinya adalah presiden dan meminta kepada pihak kepolisian agar melakukan engawalan dalam acara pelantikan di Gedung DPR/MPR,” beber Argo.

Mantan Kabid Humas Polda Jatim itu juga menyatakan bahwa Edi Sutrisno mengklaim dirinya sudah terpilih sejak Agustus 2018 lalu.

Tapi, dirinya hingga saat ini belum juga dilantik menjadi presiden.

“Yang bersangkutan selanjutnya diserahterimakan kepada anggota Intelkam Polda Metro Jaya untuk penanganan lebih lanjut,” pungkas Argo.

(jpg/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here