Luhut Bilang Empat Daerah Ini Jadi Perhatian Khusus Pemerintah Pusat, Ini Alasannya

152
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (Instagram/luhut.pandjaitan)

Luhut bilang empat daerah ini jadi perhatian khusus pemerintah pusat, ini alasannya. Sebanyak empat daerah saat ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat lantaran tingginya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, positivity rate, hingga kematian.

Adapun keempat daerah tersebut meliputi Bali, Malang Raya, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Solo Raya.

“Ada beberapa daerah yang memang dibutuhkan perhatian khusus karena masih tingginya jumlah kasus terkonfirmasi, positivity rate, dan jumlah kematian warganya, seperti Bali, Malang Raya, DIY, dan Solo Raya,” beber Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Senin 2 Agustus 2021 kemarin.

 

Luhut mengungkapkan, tingginya ketiga aspek di wilayah tersebut lantaran banyaknya warga yang telat mendapatkan perawatan intensif ketika menjalani isolasi mandiri (isoman).

Akibatnya, banyak warga yang kemudian meninggal dunia karena kian menurunnya saturasi oksigen.

 

“Hal ini terjadi karena masih banyaknya masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, sehingga telat dilakukan perawatan intensif di rumah sakit yang akibatnya menyebabkan kematian karena saturasi oksigen mereka rata-rata di bawah 90,” imbuh Luhut.

Luhut mengklaim, tingginya kasus di empat daerah tersebut sudah ditangani. Sehingga, ia optimistis kasus di wilayah tersebut akan menurun dalam sepekan ke depan.

“Tapi ini semua daerah sudah kami tangani, dan kita mestinya melihat minggu ini akan membaik karena juga kemarin atau tadi angka sudah sedikit membaik, tapi kami sangat yakin dalam satu minggu ke depan ini akan tambah baik,” bebernya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 selama tujuh hari, yaitu 3-9 Agustus 2021.

Kebijakan itu dilanjutkan karena diklaim mampu menurunkan angka kasus Covid-19 di Tanah Air.

“PPKM Level 4 yang diberlakukan tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus kemarin telah membawa perbaikan di skala nasional dibandingkan sebelumnya, baik dalam hal konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, dan persentase BOR (bed occupancy rate),” papar Jokowi dalam tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Senin 2 Agustus 2021 malam.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here