Kalah sama China, jika Indonesia perang cadangan pangan Cuma 21 hari

196
Kapal perang China. Foto: Asiatimes.

Pertahanan negara tak hanya bicara kemampuan para prajurit perang dan peralatan tempur pendukung untuk menjaga kedaulatan negara dari serangan musuh. Faktor utama lain sebuah negara memiliki ketahanan kuat yakni soal cadangan pangan, yang sangat rentan bagi Indonesia jika menghadapi perang.

Ketahanan pangan Indonesia sendiri jika dibandingkan dengan beberapa negara justru sangat jauh dan belum memiliki ketahanan yang cukup kuat. Terlebih jika perang terjadi, maka ketahanan pangan yang dimiliki Indonesia tak lebih dari sebulan.

Perhitungan ini diungkap juru bicara Kementerian Pertahanan Dahnil Anzar yang memperlihatkan pemaparan slide soal pertahanan bangsa. Slide tersebut dibagikan Dahnil Anzar menggunakan akun twitternya.

Kapal perang China. Foto: Asiatimes.
Kapal perang China. Foto: Asiatimes.

Dalam UU 3/2002 tentang Pertahanan Negara dijelaskan bahwa pertahanan Indonesia bersifat defensif aktif. Sifat ini kemudian diartikan menjadi dua makna, tidak ekspansif tidak agresif . Tidak ekspansif berarti sikap perilaku bangsa ditujukan untuk tidak melakukan ofensif atau sedangan pada negara lain.

Cadangan pangan jadi ketahanan negara Indonesia

Cadangan pangan yang menjadi pertahanan negara inilah yang harus disiapkan Prabowo terhadap kemampuan bangsa Indonesia dalam menghadapi perang di Indonesia. Mengingat berdasarkan data yang diungkap dalam pemaparannya, cadangan pangan di tanah air sangat rapuh.

Jika saat ini Indonesia hanya memiliki cadangan pangan sebanyak 1,7 juta ton dengan total jumlah penduduk hingga 271 juta jiwa. Maka cadangan yang dimiliki Indonesia hanya bisa digunakan selama 21 hari saja.

Seorang petani memikul benih padi yang akan di tanam pada lahan pertanian di wilayah Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020).
Seorang petani memikul benih padi yang akan di tanam pada lahan pertanian di wilayah Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020). Foto: Antara

Sektor perekonomian dan pangan yang menjadi incaran musuh saat terjadi perang menjadi hal yang sangat lumrah dan biasa terjadi. Karenanya dengan ketahanan pangan dan kekuatan negara inilah perlu dibentuk lumbung sumber makanan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Bahkan cadangan makanan di Indonesia sendiri masih sangat jauh di bawah beberapa negara lain, seperti Vietnam yang memiliki cadangan pangan 0,7 juta ton dengan pendududk sebesar 97 juta jiwa. Kekuatan Vietnam sendiri tak berbeda dengan Indonesia yang hanya mampu bertahan selama 23 hari.

Hal tersebut tak jauh lebih baik jika melihat data ketahanan pangan dari negara lain seperti Thailand yang memiliki cadangan makanan sebanyak 3 juta ton untuk 70 juta jiwa. Dengan kekuatan tersebut, Thailand bisa bertahan selama 143 hari.

Kapal perang TNI AL
Kapal perang TNI AL. Foto Instagram @dinaedriani

Berbeda jika Indonesia berhadapan dengan China, yang akan membuat Indonesia harus berfikir ratusan kali. Dengan jumlah penduduk mencapai 1,44 miliar jiwa, negara ini memiliki cadangan pangan sebesar 294 juta ton. Artinya cadangan pangan negara ini bisa bertahan selama 681 hari atau hampir 2 tahun.

Dengan kemampuan cadangan pangan Indonesia, setidaknya jika terjadi kondisi perang, maka Indonesia harus menang sebelum 21 hari.

Sumber Berita / Artikel Asli : HOPS

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here