Ustadz Adi Hidayat Akan Tindak Tegas Penyebar Fitnah Soal Donasi, Aktivis: Kalau Korupsi Mereka Tak Bersuara

286
Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat saat menerima bantuan dana kemanusiaan dari ustadz Adi Hidayat yang diperuntukkan pembangunan Rumah Sakit Indonesia Hebron di Palestina, di Jakarta, Senin 24 Mei 2021./FOTO ANTARA/HO-MUI /

Pendakwah terkenal, Ustadz Adi Hidayat (UAH) baru-baru ini menyampaikan kabar gembira terkait donasi Palestina.

Ia beserta tim telah menyalurkan donasi miliaran rupiah dari warga Indonesia untuk Palestina. Tingginya semangat serta antusiasme warga Indonesia membuat UAH dan tim kewalahan.

Maka dari itu, donasi ditutup sementara untuk melakukan audit dan perhitungan jumlah donasi yang telah terkumpul.

“Alhamdulillah semangat warga Indonesia luar biasa tinggi,” kata UAS dilansir melalui kanal Youtube Adi Hidayat Official, 29 Mei 2021.

UAH menyatakan, semua donasi sudah dan akan disalurkan ke Palestina tanpa dipotong sedikit pun dan murni untuk diberikan.

Agenda selanjutnya kata UAH adalah untuk menampung mahasiswa asal Palestina yang ingin tinggal dan belajar di kampus Indonesia.

Lebih lanjut UAH juga memberi tahu, tim telah membuat rekening khusus untuk Palestina.

“Rekening yang dibuat khusus untuk Palestina di nomor rekening 11111 777 63 Bank Syariah Indonesia (kode bank 451) atas nama yayasan Mahad Islam Rafiah Akhyar,” tandasnya.

Selain memberi tahu informasi terkait donasiUAH juga mengingatkan orang yang sengaja memancing keributan hingga membuat fitnah akan ditindak tegas bahkan akan diambil langkah hukum.

“Kita akan melakukan tindakan tegas. Mengambil langkah hukum. Hati-hati, kita sedang menjalankan amanah konstitusi,” tegas UAH.

Konstitusi yang dimaksud UAH adalah pernyataan di UUD 1945 alinea ke-empat.

“Aline 4, ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Kami sedang melaksanakan amanat konstitusi, mengamalkan nilai ibadah tertinggi,” tuturnya.

Aktivis dakwah, Hilmi Firdausi turut menanggapi pernyataan dari UAH. Ia mengaku mendukung upaya hukum dari UAH dan influencer lain bagi orang yang menyebar fitnah sebagai pelajaran untuk mereka.

Lebih lanjut Hilmi bertanya, kenapa saat umat Islam berdonasi, banyak orang yang ribut dan heboh.

Hal ini ia sampaikan melalui akun Twitternya @Hilmi28 hari ini, Sabtu, 29 Mei 2021.

“Saya mendukung upaya hukum dari UAH & jg influencer lain jika ingin memberikan pelajaran bagi orang2 yg menyebar fitnah ttg donasi kemanusiaan Palestina ini. Knpa kalau korupsi uang rakyat triliyunan mrka tak bersuara, giliran ummat Islam berdonasi mrka ribut sekali ?!” tulisnya. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Galamedia

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here