Jokowi Target Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Yan Harahap: Janji Melulu, Faktanya Nyungsep

198
Politisi Partai Demokrat, Yan Harahap. /Instagram/@yanharahap/

JAKARTA– Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan ekonomi di kuartal II tahun 2021 ini bisa tembus 7 persen. Target ini mendapat respons dari Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Demokrat Yan Harahap.

Menurutnya sejak awal pandemi, presiden selalu memberi janji pertumbuhan ekonomi yang tetap positif. Namun faktanya kini Indonesia mengalami resesi, dengan pertumbuhan ekonomi di bawah nol persen.

“Maaf, tidak percaya. Dari kemarin-kemarin janji melulu ekonomi meroket, faktanya ‘nyungsep’. Mending buktikan saja tanpa ‘beretorika’,” kata Yan dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Jumat (21/5/2021).

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku punya rumus untuk mengerek pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen pada kuartal II tahun 2021. Target itu menurut dia bisa dicapai jika penyebaran Covid-19 mampu dikendalikan.

Menurutnya, pengendalian Covid-19 dari aspek kesehatan tetap menjadi yang utama. Jika pandemi terkendali, maka efeknya adalah masyarakat mulai mau berbelanja, industri mulai memproduksi, dan ujungnya ekonomi benar-benar pulih.

“Covidnya beres, orang merasa confident, percaya diri untuk konsumsi, melakukan permintaan, demand, itu yang menyebabkan ekonomi menjadi baik. Covidnya diselesaikan dulu, otomatis nanti pertumbuhan ekonomi akan naik,” kata Jokowi dalam pengarahannya kepada Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (20/5/2021).

Dalam kesempatan yang sama presiden juga menyampaikan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi nasional bisa tembus 7 persen pada kuartal II 2021. Optimisme ini muncul karena tren kasus Covid-19 yang konsisten turun, ditambah juga belanja masyarakat yang terlihat mulai pulih.

“Kuartal kedua berarti April Mei Juni target kita kurang lebih 7 persen. Gimana caranya (ekonomi positif)? Caranya ya covidnya selesaikan,” tutup Jokowi. (msn/fajar)

Sumber Berita / Artikel Asli : FAJAR

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here