‘Babi’ Trending, Netizen Sebut Presiden Jokowi Lebih Baik Mundur: Rezim Koplak, Akui Saja Lakukan Kesalahan!

456

Pada hari Sabtu ini, 9 Mei 2021, tagar “babi” menjadi salah satu trending topic di media sosial Twitter.

Setelah terkini.id melakukan penelusuran, rupanya tagar tersebut ramai digunakan netizen karena persoalan Bipang Ambawang.

Seperti diketahui, baru-baru ini Presiden Jokowi menyebutkan kuliner Bipang Ambawang dalam videonya yang diunggah oleh kanal YouTube Kementerian Perdagangan.

Bermula ketika Presiden Jokowi mengimbau masyarakat untuk tak mudik hingga menyarankan untuk membeli kuliner serta oleh-oleh secara daring saja.

Saat menyebutkan sejumlah oleh-oleh itulah Presiden Jokowi menyinggung Bipang Ambawang yang kemudian disorot tajam oleh banyak netizen.

Terlebih setelah munculnya tanggapan bahwa non Muslim turut merayakan hari Lebaran.

“Dengan dalih Non Muslimpun ikut merayakan Hari Lebaran, jd pestanya Babi Panggang. Bodoh kok dipelihara, ya?” tulis akun Ali Syarief, dikutip terkini.id pada Minggu, 9 Mei 2021, via Twitter.

Cuitannya tersebut pun disukai hampir 1.000 pengguna dan ramai dikomentari oleh netizen lainnya dengan beragam opini.

Bahkan ada seorang netizen yang secara blak-blakan mengatai rezim Presiden Jokowi sebagai rezim koplak.

Tak hanya itu, di akhir komentarnya ia bahkan menyampaikan agar Presiden Jokowi lebih baik mundur dan mengakui kesalahan ketimbang banyak ‘ngeles’ seperti bajaj.

“Ini rezim koplak. Smua dicampur aduk. Ada hal yang prinsip digabung. Akui saja kalau sdh melakukan kesalahan jangan diulangi ketotolan ini lagi dimasa depan,” tanggap akun Hendriulhe pedas.

“Gunakan otak untuk berfikir mana yang pantas dan mana yang tidak. Jgnn gelles kayak bajaj gini. Atau MUNDUR akan lbh baik!” pungkasnya tajam.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here