Beredar Komentar Diduga Akun Milik Jaksa Penuntut Kasus Novel Baswedan: Alexis Jaminan Mutu!

636

Penyidik senior KPKNovel Baswedan menanggapi tuntutan jaksa terhadap dua pelaku penyiraman air keras terhadap dirinya.

Dua pelaku penyiraman air keras yang membuat penglihatan Novel Baswedan cacat di tuntut 1 tahun penjara.

Pelaku, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette yang ternyata merupakan anggota Polisi aktif dari kesatuan Brimob, terbukti melakukan penganiayaan berat dan terencana terhadap Novel Baswedan.

Hal itu disampaikan Jaksa Penutut Umum Kejari Jakarta Utara, Ahmad Fatoni di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis, 11 Juni 2020.

Mengutip dari Antara, Novel tidak terima dengan tuntutan tersebut. Ia mengatakan satu tahun penjara yang diberikan oleh pelaku terlalu ringan.

Novel pun Pasrah, karena Ia merasa berhadapan dengan gerombolan bebal.

“Di satu sisi saya tugasnya memberantas mafia hukum, tapi di satu sisi menjadi korban mafia hukum yang menyolok mata,” kata Novel.

Selain itu, Novel menilai tuntutan jaksa menunjukan hukum di Indonesia telah melenceng dan jauh dari keadilan.

Sebagai penengak hukum, Novel merasa tidak terwakili oleh Jaksa Penuntut Umum, karena sebagai wakil negara seharusnya jaksa bisa melindungi hak-hak warga negara dalam memperoleh keadilan hukum.

“Yang terjadi sejak persidangan awal, saya tidak melihat jaksa berpihak kepada saya sebagai korban.

“Saya kira miris. Saya bukan sekadar melihat masalah dengan diri saya, saya lihat keadaan ini menunjukkan bahwa hukum kita sedemikian hancurnya saat ini,” kata Novel seperti dikuti Zonajakarta.com dari PRFMNews.

Karena itu sebagai langkah menindaklanjuti tuntutan jaksa, Novel tidak bisa berbuat banyak karena haknya sudah diwakili oleh jaksa penuntut umum.

Novel berharap, Presiden Joko Widodo dapat melakukan sesuatu untuk membenahi kerusakan hukum ini yang merupakan dasar dari kerusakan sebuah negara.

“Saya ingin ingatkan ke bapak presiden bahwa kerusakan hukum ini adalah hal yang mendasar yang membuat kerusakan negara. Presiden tidak boleh diam, karena ini melekat juga ke presiden, kerusakan yang ada di aparatur di bawahnya,” tandasnya.

Sementara itu, usai putusan pengadilan, jagad dunia maya diramaikan dengan tagar #GakSengaja.

jadi trending karena berkaitan dengan kasus penyiraman terhadap Novel Baswedan.

Jaksa memponis pelaku penyiraman terhadap Novel Baswedan selama 1 tahun penjara, karena pelaku mengaku tidak sengaja melakukan penyiraman.

Suasana sidang tuntutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dengan terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette yang disiarkan secara
Suasana sidang tuntutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dengan terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette yang disiarkan secara

Dilansir dari Pikiran-rakyat.com Tim Advokasi Novel Baswedan mengkritik ‎Jaksa Penuntut pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta hanya menuntut dua terdakwa penyerang Novel Baswedan satu tahun penjara.

Tuntutan jaksa penuntut umum terhadap Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis dipandang tidak tepat, tuntutan jaksa yang menggunakan Pasal 353 ayat (2) tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat.

Serta Pasal 55 ayat (1) tentang turut serta pelaku serta hanya membuktikan dakwaan subsider, tidak tepat.

Jaksa beralasan jika tuntutan yang diberikan pada kedua terdakwa itu tidak sesuai dengan pasal yang diterapkan, sebab menurut jaksa kedua terdakwa tidak berniat untuk melukai bagian wajah Novel Baswedan melainkan tubuhnya.


Dengan tuntutan yang dirasa sangat ringan dan tidak sesuai, membuat warganet meluapkan emosinya di media sosial.

Cuitan Ga Sengaja Trending di Twitter, foto: Istimewa
Cuitan Ga Sengaja Trending di Twitter, foto: Istimewa **/

Mereka (warganet) juga menganggap apa yang menjadi alasan dari kedua terdakwa itu tidak masuk diakal.

Kasus Novel Baswedan ini akhirnya berimbas pada presiden Joko Widodo dengan komitmennya memberantas korupsi di Indonesia.

Putusan hukum yang dijatuhkan jaksa penuntut kepada terdakwa mulai diragukan. Kaitannya dengan putusan hukum yang dijatuhkan kepada terdakwa hanya 1 tahun menuai reaksi dari warganet.

“Ga Sengaja” menjadi trending topik Twitter setelah 22 ribu cuitan membahas mengenai kasus Novel Baswedan ini.

“Subuh2 Bawa Air Keras Trus “Ga Sengaja” Nyiram Muka Orang… Kalo Dibuat Sinetron Kayak Di Indosiar Judulnya Apa’an Yak…,” tulis akun twitter @Stevaniehuangg.

“Hari gini, subuh ga bawa air keras… huhu ga normal kamu tu “Eh ga sengaja,” cuit akun @shfrm_

“APAKAH KALO GA SENGAJA LANTAS TIDAK BERDOSA -Sebuah Utas-,” tulis @dwikialjawi.

“3 Tahun kasusunya ditanganidan endingnya Cuma ga sengaja ?,” tulis @ismakrtka.


Pasca viral tagar #GakSengaja kini beredar potret diduga jaksa penuntut kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari unggahan akun Twitter @EndjahH yang mengunggah sebuah foto pada 13 Juni 2020.

Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan
Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan Twitter @EndjahH

“Maaf pak, kepencet, perkenalkan Jaksa yang menuntut pelaku penyiraman Novel Baswedan,” tulis akun @ @EndjahH.

Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan
Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan Twitter @EndjahH

Dalam foto yang diambil dari akun Instagram @fedrik_a_syaripudin5 nampak seorang pria berbaju dinas, tengah bersantap dengan seorang wanita di lokasi yang ditandai sebagai “Hong Kong”.

Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan
Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan Twitter @Ridanulantary1

Tak hanya itu, akun Twitter @Ridanulantary1 juga membagikan potret diduga Jaksa penuntut kasus penyiraman Novel Baswedan.

Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan
Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan Twitter @Ridanulantary1

“Dan, ini ya jaksa yang bilang jika penyiraman air keras ke pak NB itu? yang menyatakan pelaku tidak sengaja alias salah sasaran yang awalnya mau siram badan namun malah ke muka (muka jaksa yang gampang disuap uang dan di rayu wanita),” akun Twitter @Ridanulantary1 dalam unggahannya tanggal 13 Juni 2020.

Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan
Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan Twitter @Ridanulantary1

Dalam foto yang diambil dari akun Instagram @fedrik_adhar nampak seorang pria berbaju dinas. Dan pria yang sama berpose di depan sebuah mobil berplat Jakarta.


Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan
Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan Twitter @berniemhmmd_

Potret Jaksa diduga penuntut kasus Novel Baswedan juga dibagikan akun Twitter @berniemhmmd_ pada 13 Juni 2020.

Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan
Viral foto diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan Twitter @berniemhmmd_

“Aduhaduhaduhaduhhh Gaji jaksa berapa sih? halo @KejaksaanRI,” tulis akun Twitter @berniemhmmd_ dalam unggahannya.

Dalam foto yang nampaknya diambil dari akun instagram @fedrik_a_syaripudin5 nampak seorang pria berbaju dinas jaksa, tengah merayakan ulang tahun seorang wanita.

Tak hanya itu, pria yang sama dalam foto juga nampak tengah berada di sebuah hotel di Jakarta dengan dua tas belanja merek ternama Louis Vuitton di hadapannya.

Bukan hanya foto-fotonya saja yang viral.

Dunia maya juga dihebohkan dengan salah satu komentar akun yang diduga milik Jaksa yang menuntut pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan tersebut.

Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari unggahan akun Twitter @AyraLubis yang mengunggah sebuah postingan pada 13 Juni 2020.


Akun diduga milik jaksa penuntut kasus Novel Baswedan komentari Alexis
Akun diduga milik jaksa penuntut kasus Novel Baswedan komentari Alexis Twitter @AyraLubis

“Namanya: ROBERTINO FEDRIK ADHAR SYARIPUDDIN. Sebagai ‘Jaksa Penuntut Umum’ kasus penyiraman air keras yang dilakukan oleh 2 orang oknum polisi ke wajah Bapak Novel Baswedan (Penyidik Senior KPK), Si jaksa hanya memberikan tuntutan hukuman penjara 1 tahun kepada pelaku,” tulis akun Twitter @AyraLubis.

Akun diduga milik jaksa penuntut kasus Novel Baswedan komentari Alexis
Akun diduga milik jaksa penuntut kasus Novel Baswedan komentari Alexis Twitter @AyraLubis

Dalam foto yang dibagikan akun Twitter @AyraLubis, nampak screen capture akun Twitter bernama Fedrik Adhar @vdreec_oke menulis komentar “Hahaha, surga itu bang “@NOTASLIMBOY: Alexis memang jaminan mutu”,” tulis akun twitter @vdreec_oke pada 10 November 2014.

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum keterangan resmi mengenai kebenaran identitas pria yang diduga jaksa penuntut kasus Novel Baswedan tersebut.*(ZJ)

Sumber Berita / Artikel Asli : Zona Jakarta

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here