Bandingkan Hukuman Penyerang Novel Baswedan, Jonru Ginting: Saya Cuma Nulis di Medsos Dihukum 1,5 Tahun

406
Jonru Ginting

JAKARTA – Tuntutan ringan atas dua pelaku penyerangan terhadap Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disesalkan banyak pihak.

Bahkan, Jonru Ginting pun sampai ikut mengomentarinya.

Komentar itu disampaikan Jonru melalui akun Twitter @JonruGintingNew sebagaimana dikutip PojokSatu.id, Selasa (11/6/2020) malam.

“Pak Novel Baswedan dianiaya sampai matanya buta, pelakunya dihukum 1 tahun,” cuitnya.

Jonru lantas membandingkan kasus penganiayaan berat yang dialami Novel dengan kasus yang pernah membelitnya.

“Saya cuma nulis di medsos, dihukum 1,5 tahun. Hukum dunia memang tidak adil,” kata dia.

Jonru lantas menceritakan pengalamannya mendekam di Lapas Cipinang.

Di dalam penjara itu, ia mengaku mengenal seorang bandar besar narkoba yang ternyata seorang oknum polisi.

“Inisialnya J, seorang oknum polisi. Dia dihukum hanya 8 bulan plus rehab,” bebernya.

Menurut Jonru, bandar narkoba itu jelas-jelas telah merusak masa depan ribuan rakyat Indonesia.

“Sementara saya yg hanya menulis di medsos, dihukum 1,5 tahun. Hukum dunia memang tidak adil,” kata dia.

Novel Baswedan sendiri tak bisa menutupi kekecewaan dan kemarahannya atas tuntutan satu tahun penjara terhadap dua pelaku penyerangnya.

Kekecewaan dan kegeramannya itu ditumpahkan Novel Baswedan melalui akun Twitter pribadi miliknya, @nazaqistsha, Kamis (11/6/2020).

“Hari ini kita lihat apa yang saya katakan bahwa sidang serangan terhadap aya hanya formalitas,” cuitnya.

Menurutnya, hal itu membuktikan persepsi yang ingin dibentuk dan pelaku dihukum ringan.

“Keterlaluan memang,” geram Novel.

Ia lalu melontarkan sindiran bahwa penyerangan terhadap dirinya itu adalah sebuah praktik yang ‘lucu’.

“Sehari-hari bertugas memberantas mafia hukum dengan UU Tipikor, tetapi jadi korban praktek lucu begini. Lebih rendah dari orang menghina..,” kecamnya.

Bahkan, sindiran tak kalah pedas juga dilontarkan Novel kepada Presiden Jokowi.

“Pak @jokowi, selamat atas prestasi aparat bapak. Mengagumkan…” sindirnya.

Novel mengaku sangat bosan dan jengah dengan kebusukan yang dilakukan pihak-pihak tertentu atas peristiwa yang menimpanya.

Akan tetapi, Novel enggan menyebut siapa pihak dimaksud.

“Melihat kebusukan semua yang meraka lakukan rasanya ingin katakan terserah,” ungkapnya.

“Tapi yang mereka lakukan ini akan jadi beban diri mereka sendiri, karena semua akan dipertanggungjawabkan,” sambungnya.

Terakhir, Novel juga kembali menyinggung Presiden Jokowi.

“Termasuk pak @jokowi yang membiarkan aparatnya berbuat seperti ini. Prestasi?” tutupnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here