Ini Alasan Habib Bahar Dijebloskan ke Lapas Gunung Sindur

384
Habib Bahar

BANDUNG – Habib Bahar Smith dipastikan kembali meringkuk di balik jeriji besi setelah kembali ditangkap, Selasa (19/5/2020).

Ia dijemput petugas dari Kementerian Hukum dan HAM dengan didampingi sejumlah personil kepolisian pukul 02.00 WIB.

Bahkan kali ini, terpidana penganiayaan terhadap anak di bawah umur itu dipastikan harus menjalani sisa masa hukumannya.

Usai dijemput, penceramah gondrong dan dicat pirang itu langsung dijebloskan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Kadivpas Kemenkumham Jabar, Abdul Aris membenarkan hal tersebut.

“Ya, yang bersangkutan dikembalikan ke Lapas Gunung Sindur,” jelasnya, Selasa (19/5).

Abdul menambahkan, Bahar dikembalikan ke Lapas Gunung Sindur sebab program asimilasi yang diberikan kembali dicabut.

“Bahar dinilai melanggar ketentuan asimilasi,” jelasnya.

Pihak Kanwil Kemenkumham Jabar juga memantau langsung keberadaan Bahar di Lapas Gunung Sindur.

Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga menyatakan, Bahar dinilai telah melakukan sejumlah kesalahan.

Yakni tidak mengindahkan dan tidak mengikuti bimbingan PK Bapas Bogor yang memiliki kewenangan melakukan pembimbingan dan pengawasan pelaksanaan asimilasi di rumah.

Ia juga dinilai melakukan beberapa tindakan yang dianggap telah menimbulkan keresahan di dengan menghadiri kegiatan.

“Dan memberikan ceramah yang provokatif dan menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah,” ungkapnya.

Pihaknya juga menilai bahwa ceramah yang disampaikan Bahar dan beredar luas di masyarakat, dapat menimbulkan keresahan.

“Ceramahnya telah beredar berupa video yang menjadi viral, yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat,” jelas dia.

Bahar juga melanggar aturan Pembatasan Berskala Besar (PSBB).

“Dengan telah mengumpulkan massa (orang banyak) dalam pelaksanaan ceramahnya,” sambung Reynhard.

Atas perbuatannya, lanjutnya, Bahar dinyatakan melanggar syarat khusus asimilasi sebagaimana diatur dalam pasal 136 ayat 2 huruf e Permenkumham nomor 3 tahun 2018.

Dengan demikian, pihaknya memastikan mencabut izin asimilasi Bahar.

“Dan selanjutnya diperintahkan untuk dimasukkan kembali ke dalam Lembaga pemasyarakatan untuk menjalani sisa pidananya dan sanksi lainnya sesuai ketentuan,” jelas dia.

“Selanjutnya, dia harus menjalankan sisa pidana di Lapas Khusus Gunung Sindur,” kata dia.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here