Imbas BPJS, PDIP Gerah, Jokowi Sudah Dianggap Masa Lalu dan Abai

263
Jokowi
Jokowi

 JAKARTA – Kritik dan kecaman yang dialamatkan kepada Presiden Jokowi atas kebijakan kenaikan BPJS Kesehatan tak hanya datang dari lingkaran luar.

Malainkan juga datang dari lingkungan dalam, yakni PDIP yang menjadi penyokong utama sekaligus tempat Jokowi bernaung.

Kondisi ini menandangan bahwa partai berlambang kepala banteng hitam itu sudah tidak nyaman dengan Jokowi.

Sebab, orang yang dibesarkan oleh PDIP itu sudah kerap kali jalan sendiri.

Hal itu terkait dengan sejumlah kebijakannya yang dinilai tidak pro wong cilik.

Demikian analisa aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Satyo Purwanto menanggapi kritik tajam anak buah Megawati Soekarnoputri, Ribka Tjiptaning.

“Pernyataan seperti ini adalah ke sekian kalinya dari kader PDIP dan sangat kritis,” ujarnya kepada RMOL, Jumat (15/5/2020).

Menurutnya, kritik tajam yang ditujukan kepada Presiden Jokowi bukan hanya dilakukan oleh Ribka.

Melainkan juga dilakukan kader PDIP lain sebelumnya juga banyak melakukan hal itu.

Seperti, ungkanya, Masinton Pasaribu, Adian Napitupulu, Arteria Dahlan atau Effendi Simbolon.

“Bahkan Gubernur Jateng dan Ketua PDIP Solo yang juga Walikota FX Rudy juga sangat pedas kritiknya terhadap Jokowi,” ucap Satyo.

Anak buah Iwan Sumule ini menilai, sebagai partai pengusung Jokowi di dua kali pilpres, PDIP dinilai telah pada kesimpulan.

Bahwa Jokowi merupakan masa lalu lantaran kerap kali jalan sendiri dan abai berkoordinasi dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Terlebih ada persoalan beberapa waktu lalu yang membuat Megawati mangkel terkait pencalonan Balon Walikota Solo yang akhirnya membuat bakal calon yang rencananya akan jadi suksesor Rudy mundur dari pencalonan,” ungkap Satyo.

Dari peristiwa tersebut, Satyo berkesimpulan bahwa Jokowi sudah tidak membuat nyaman kader PDIP di parlemen.

Namun demikian, kondisi ini justru menjadi momentum bagus bagi PDIP untuk kembali ke jatidiri sebagai partai wong cilik partai nasionalis.

“Yang memperjuangkan kesejahteraan rakyat kecil,” pungkasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol/ruh/pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here