Maksud Pengunduran Diri Belva Devara Dengan Proyek Kartu Prakerja, Pengamat: Belva Terus Terang Deh ke Publik

216
Adamas Belva Syah Devara,

Pengunduran diri Belva Devara sebagai Staf Khusus (Safsus) Presiden Joko Widodo menjadi pertanyaan publik. Pasalnya, momentum ini berbarengan dengan polemik pelibatan Ruang Guru, dalam Program Kartu Prakerja.

Pengamat politik dari Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti berpendapat, sudah seharusnya Belva Devara berterus terang terkait hal tersebut.

“Belva kalau bisa berterus terang ke publik, gimana ceritanya perusahaannya bisa ditunjuk sebagai salah satu vendor kartu Prakerja ini,” ucap Ray Rangkuti saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/4).

Menurut pandangan Ray Rangkuti, Belva Devara mesti menjawab beragam pertanyaan publik terkait keterlibatam perusahaan yang didirikannya tersebut.

“Benarkah itu diluar kehendak dia? Benarkah itu dilluar pengetahuan dia? Apakah tidak ada kooordinasi antara pengelola ruang guru dengan dirinya, mengingat dirinya adalah pemilik ruang guru itu,” beber lulusan Universitas Syarif Hidayatullah UIN Jakarta ini.

“Dalam kondisis begini nih agak negatif pandangan publik, kalau kemudian Ruang Guru itu dilibatkan dalam kerjasama dibidang seperti ini, melihat saudara Belva menjadi Stafsus,” Ray Rangkuti menambahkan.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here