Jangankan 12,5 Persen, Ozil Siap Gajinya Dipotong Lebih Besar, tapi dengan Satu Syarat

178
Gelandang Arsenal, Mesut Ozil.

LONDON – Mengejutkan memang ketika muncul kabar bahwa Mesut Ozil menolak pemotongan gaji 12,5 persen untuk membantu Arsenal keluar dari krisis keuangan karena pandemi corona. Sebab playmaker asal Jerman itu dikenal sosok yang dermawan.

Ia sering menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu ribuan panti jompo, anak-anak untuk menjalani operasi dan kegiatan amal lainnya.

Tapi sikap Ozil berbeda untuk urusan pemotongan gaji yang diusulkan Arsenal, seperti yang dilakukan West Ham dan Sothampton.

Arsenal mengeluarkan pernyataan pada Senin (20/4/2020) malam yang menegaskan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan sukarela dengan para pemain tim utama, pelatih kepala dan staf pelatih inti. Yaitu berupa pengurangan pendapatan tahunan mereka selama penangguhan Liga Premier karena pandemi global corona.

Arsenal. Insert Mikel Arteta dan Stan Kroenke. ft/daily mail
Arsenal. Insert Mikel Arteta dan Stan Kroenke. ft/daily mail

Namun, Daily Mirror melaporkan bahwa Ozil adalah salah satu dari tiga pemain Arsenal yang menolak proposal tersebut. Sejumlah media, Rabu hari ini, menambahkan bahwa Ozil mungkin bersedia melakukannya di masa depan tetapi tidak mau terburu-buru mengambil keputusan.

Dan sekarang ESPN memberi rincian lebih lanjut atas sikap Ozil yang siap menerima pemotongan gaji yang bahkan lebih besar dari angka 12,5 persen.

Tetapi ia menginginkan jaminan atas rencana keuangan masa depan klub. Ia meminta transparansi dari klub, ke mana uang itu akan digunakan.

‘Ozil menolak klub karena kurangnya komunikasi yang efektif tentang bagaimana uang akan digunakan dan implikasi keuangan di masa depan, bukan karena alasan keuangan pribadi’, laporan ESPN.

Laporan itu berlanjut dengan mengatakan bahwa playmaker Jerman – yang telah membuat 23 penampilan di semua kompetisi musim ini – bersedia untuk mengambil pemotongan gaji yang lebih tinggi daripada yang disetujui 12,5% tetapi merasa prosesnya terburu-buru.

Artinya, kesepakatan yang selama ini dimaksud petinggi Arsenal hanya lisan, tetapi dokumen mengenai peruntukan dana tersebut tidak jelas atau belum dipaparkan ke para pemain.

Jika semua itu jelas, Mesut Ozil dengan sukarela menerima pemotongan gaji, kalau perlu lebih tinggi dari angka yang ditetapkan klub.

Sumber Berita / Artikel Asli : Pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here