Ditangkap Usai Lecehkan Lagu Aisyah Istri Rasulullah, YouTuber Medan Menangis Minta Maaf

489

MEDAN – Sebuah video berdurasi 38 detik diunggah di akun Instagram @Medanheadlines.news, Kamis (17/4/2020).

Video tersebut viral karena memperlihatkan sosok seorang Aleh alias R Hidayat, YouTuber asal Medan yang ditangkap Polres Pelabuhan Belawan akibat diduga melakukan pelecehan dalam lagu “Aisyah Istri Rasulullah”, menangis.

Video tersebut sudah tayang lebih dari 13.282 kali dengan 434 komentar.

Komentarnya sangat beragam dan menggelitik.

Akun @rezaperdanarenggo, misalnya, dia berkomentar singkat, “Pura-pura” dengan emoticon tertawa.

Begitu halnya dengan @Almadaini_lubis, dia berkomentar ‘Kok maksa kali nangisnya,”.

Komentar agak panjang dibuat oleh @Afrian_sikumbang.

“Sebagai umat Islam saatnya memaafkan.

Dirimu msih sangat muda bro ku.

Masamu utk brkarya msih sangat panjang.

Jadikan pelajaran, smoga kalau udh bebas, mhon jd youtuber yg bijak jgn kdi bujas.

Isi konten2mu yg positif…

tuhan sbnarnya sdh memaafkan,…

tinggal masyarakat yg belum.”

Sementara @edogawaypzie menulis, “Penyesalan emang selalu datang belakang an klu dtang ny di awal nama ny pendaftaran”.

Selain itu, ada juga yang menilai aktingnya bagus dan cocok menjadi YouTuber oleh @msugihyaksa.

Dalam video tersebut, R Hidayat alias Aleh yang pundaknya dirangkul seorang polisi, mengaku bahwa yang dibuatnya hanya untuk lucu-lucuan dan tidak ada niat melecehkan.

Dia juga mengaku tidak sadar sama sekali bahwa yang dilakukannya akan membawanya sampai berurusan dengan polisi.

Pada awalnya, Aleh dengan tenang menjawabnya.

Namun ketika ditanya seseorang yang memvideokannya, apa yang akan disampaikannya kepada masyarakat, khususnya umat Islam, di situ lah dia mulai bersuara layaknya orang menangis.

Terdengar suara sesenggukkan.

“Buat semua ulama, saya Rahmad Hidayat alias Aleh, saya berminta maaf yang sebesar-besarnya, buat umat Islam semua yang ada di seluruh Indonesia saya amat menyesal atas perbuatan saya ini.

Saya tidak sengaja.

Saya takut, saya takut dengan orang-orang jahat yang ngapain Ale, saya minta maaf,” katanya.

Dihubungi via telepon, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jericho Lavian Chandra mengatakan, dia belum melihat video tersebut.

Menurutnya, permintaan maaf tidak menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.

“Saya belum lihat videonya. Tapi permintaan maaf tidak bisa menghentikan proses hukumnya,” kata Jericho, Jumat (17/4/2020) pagi.

Dijelaskannya, saat ini Aleh masih menjalani proses pemeriksaan dan ditahan.

Dalam kasus tersebut, masih hanya Aleh yang ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara teman-temannya yang lain di dalam video tersebut masih sebagai saksi.

“Masih Aleh saja. Yang lain saksi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Di tengah-tengah viralnya lagu berjudul Aisyah Istri Rasulullah, seorang YouTuber asal Medan justru harus mendekam di tahanan Polres Pelabuhan Belawan.

Pasalnya, aksinya di video berdurasi 30 detik itu dianggap melakukan pelecehan.

YouTuber itu bernama R Hidayat alias Aleh, warga Kecamatan Medan Marelan.

Dia ditahan oleh aparat kepolisian untuk mempermudah proses hukum.

Dihubungi lewat telepon, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jericho Lagian Chandra menyebut kini Aleh sudah ditahan.

“Aleh-aleh sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan,” kata Selasa (14/4/2020) malam.

YouTuber berambut kribo itu disangkakan dengan Pasal 27 ayat (3) UU ITE tentang penghinaan.

Dalam video yang dipermasalahkan itu, Aleh bersama 4 pemuda lainnya bernyanyi lagu “Aisyah Istri Rasululllah” diiringi gitar.

Tidak ada yang aneh dalam video tersebut pada awalnya.

Saat itu, Aleh mengenakan kemeja hitam lengan panjang bermotif garis putih vertikal.

Tiba-tiba dia memegang rambut dan menariknya ke belakang dan berlagak seperti kemasukan, lalu berdiri.

Kemudian, 4 temannya berupaya menenangkannya. Saat dia berdiri, ternyata dia hanya mengenakan celana dalam berwarna putih.

Video itu memancing kemarahan warga bahkan ormas Islam sempat mendatangi rumahnya.

“Teman-temannya yang di video itu masih sebagai saksi,” katanya.

Ormas Islam itu pula yang kemudian membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan.

Aleh dan teman-temannya kemudian diamankan.

Jericho menambahkan, bukan kali ini saja dia berulah.

Beberapa waktu lalu, membuat materi stand up comedy yang menghina warga Belawan.

Warga yang keberatan kemudian melaporkannya ke Polres Pelabuhan Belawan.

Sampai akhirnya, Aleh pun meminta maaf secara terbuka.

Sumber Berita / Artikel Asli : .tribunnews

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here