Sempat Dicerca bagi-bagi Sembako di Jalan, Jokowi Malah Diminta Teruskan Aksinya, “Kalau Perlu Bagikan APD Sekalian”

492

JAKARTA – Aksi Presiden Joko Widodo membagi-bagikan sembako di jalanan menjadi soroton publik.

Ini lantaran pembagian menimbulkan kerumunan orang yang bertentangan dengan imbauan physical distancing dan Maklumat Kapolri.

Selain itu, pembagian sembako di jalan dinilai bukan cara elegan seorang presiden membantu rakyat.

Presiden dengan kekuasaan yang besar seharusnya membantu melalui kebijakan yang diambil.

Namun anggapan berbeda disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono.

Menurutnya, apa yang dilakukan Jokowi di Harmoni, Jakarta dan Bogor sudah tepat.

“Kangmas Joko Widodo bagi-bagi sembako di jalan, ini menunjukan kalau kangmas ingin memastikan rakyatnya benar-benar tidak ada sembako di rumahnya. Termasuk memastikan sudah pada makan belum keluarga mereka,” ujarnya kepada redaksi, Senin (13/4).

Bagi Arief Poyuono, Jokowi adalah orang yang memiliki amal besar. Sebab, di tengah risiko terinfeksi Covid-19, Jokowi tetap blusukan membagi sembako ke jalan-jalan.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas amal dan perbuatan mulia dari Kangmas Joko Widodo di akhirat nanti,” doanya.

Ketua umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu bahkan memuji Jokowi sebagai pemimpin yang jempolan.

Sebab, berani mempertaruhkan nyawa dan jiwanya untuk masyarakat dengan membagi-bagi sembako di jalan.

Arief Poyuono tidak ingin aksi Jokowi ini berakhir. Sebaliknya, dia ingin para kepala daerah melakukan aksi serupa.

“Jangan berhenti, kangmas harus terus turun ke jalan untuk bagi-bagi sembako. Jika perlu juga membagi-bagikan masker dan APD yang sangat dibutuhkan rakyat dan petugas medis di rumah sakit,” tutupnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol/pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here