Menkes Israel Dicap “Amalek” Karena Berlakukan Lockdown

264
Yerusalem mengecam Menteri Kesehatan Israel, Yaakov Litzman. Grafiti

Sejumlah grafiti di dinding sejumlah tempat di Yerusalem mengecam Menteri Kesehatan Israel, Yaakov Litzman. Grafiti tersebut mengecap Litzman sebagai seorang “pembunuh” dan “Amalek” (musuh Ibrani).

Minggu (12/4), sejumlah grafiti yang mengecam Litzman ditemukan di dinding lingkungan pemukiman kelompok ultra-ortodoks, Mea Shearim, Yerusalem.

Menurut The Times of Israel yang dikutip
Sputnik
, grafiti tersebut tampaknya merupakan aksi protes atas pemberlakuan lockdown di area tersebut karena memiliki tingkat infeksi yang tinggi.

Di mana berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Israel, sekitar 75 persen jumlah kasus di Yerusalem berasal dari lingkungan ultra-ortodoks.

Sementara pihak pemerintah kota membersihkan grafiti tersebut, polisi mulai melakukan penyelidikan.

Persoalan kelompok ultra-ortodoks dengan pemerintah dalam hal penanganan wabah virus corona memang cukup pelik.

Sebelumnya, kelompok tersebut enggan untuk menerapkan social distancing yang diberlakukan oleh pemerintah dan menolak larangan pertemuan publik, khususnya keagamaan.

Litzman yang merupakan bagian dari kelompok ultra-ortodoks juga dianggap telah melanggar aturannya sendiri karena mengikuti pertemuan keagamaan di sebuah sinagog.

Data dari Universitas Johns Hopkins pada Senin (13/4) menunjukkan, Israel memiliki jumlah infeksi sebanyak 11.145 kasus dengan 103 orang meninggal dunia dan 1.627 orang dinyatakan pulih.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here