Jangan Kalah Sakti Dari Harun Masiku, Masyarakat Juga Harus Menjauhi Keramaian Saat Pandemik Covid-19

156
Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta (Unas), Saiful Anam

Masyarakat Indonesia diharapkan dapat ‘mencontoh’ cara Harun Masiku untuk menghadapi pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dengan berdiam diri menjauhi keramaian.

Harun Masiku merupakan mantan Caleg PDIP yang kini jadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 9 Januari 2020 setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu anggota DPR RI terpilih 2019-2024 yang melibatkan Saeful Bahri, Agustiani Tio Fridelina, dan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

“Masyarakat jangan kalah sakti dari Harun Masiku. Harun Masiku saja lenyap dari peredaran. Semua sampai detik ini bertekuk lutut tidak mampu mencari Harun Masiku. Harusnya dalam menghadapi Covid-19 masyarakat juga sama seperti Harun Masiku, berdiam diri jauh dari keramaian,” ucap pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/4).

Namun demikian, Saiful Anam menilai masyarakat juga tidak akan sanggup untuk terus menerus di rumah lantaran negara tidak mampu melindungi rakyatnya dari terkaman virus corona.

Sementara, bagi Harun Masiku, kemunculan pandemik virus corona ini justru memberinya keuntungan. Karena kerja aparat yang sedang memburunya menjadi mengendur.

“Kalau Harun Masiku enak, sampai detik ini menghilang tidak tahu rimbanya. Mungkin dia malah bahagia dengan adanya penyebaran virus corona, karena aparat penegak hukum justru tidak fokus dalam pencariannya,” pungkas Saiful Anam.

Sumber Berita / Artikel Asli: rmol

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here