Indonesia Dihantui Corona, Orang 212 Keluarkan Maklumat: Pemerintah Hentikan…

596

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengeluarkan sejumlah tuntutan kepada pemerintah Indonesia di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Ia menyerukan permintaan penghentian iuran BPJS hingga proyek ibu kota baru di Kalimantan Timur.

“Sepatutnya fokus pada penanggulangan dan anggaran biaya pembangunan (ibu kota baru) dialihkan untuk penanggulangan Covid-19,” katanya melalui maklumat resmi, Kamis (9/4/2020).

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah untuk menghentikan iuran BPJS sebagai dampak adanya virus corona.

PA 212 juga menuntut pemerintah menghentikan pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja. Menurut Slamet, Omnibus Law hanya merugikan masyarakat.

“Dikarenakan lebih menguntungkan kaum kapital ketimbang tenaga kerja,” ujar Slamet Maarif.

Sumber Berita / Artikel Asli : Warta Ekonomi

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here