Said Didu Balas Surat LBP, Akun IG Ferdinand: Isinya Ngeles ala Bajaj

286

Akun Instagram ferdinand_hutahaean menanggapi surat balasan Mantan Sekretaris BUMN Said Didu kepada Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP). Akun tersebut mengkritisi poin-poin yang disampaikan Said Didu dalam suratnya.

Setidaknya, Ferdinand memberikan tiga pandangan mengenai empat pernyataan Said Didu kepada LBP.

Pertama, mengenai klarifikasi Said Didu soal LBP hanya memikirkan uang, uang dan uang di tengah pandemi virus corona.

Said Didu dalam suratnya, mengklaim pendapatnya tersebut merupakan bagian dari ulasan analisis kebijakan pemerintah yang saat ini cenderung mengutamakan penyelamatan ekonomi daripada penanggulangan virus corona.

Namun menurut akun Instagram ferdinand_hutahaean, klaim Said Didu merupakan alibi untuk mengalihkan tudingan ke LBP menjadi kritik kepada pemerintah.

“Point 2.a. mengalihkan tuduhan tendendius dr pribadi LBP menjadi kritik kebijakan Pemerintah. (Dari fitnah, pencemaran nama baik dan ujaran kebencian kepada pribadi berubah jadi kritik pada pemerintah),” tulis akun Instagram ferdinand_hutahaean, seperti dikutip Suara.com, Rabu (8/4/2020).

Kedua, Ferdinand menanggapi pernyataan Said Didu yang menyebut LBP telah menjalankan tugasnya karena lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan investasi.

Ferdinand mengatakan, balasan Said Didu justru mengisyaratkan ketakutan setelah mengkritik LBP hanya mementingkan uang.

“Point 2.b bentuk ngeles/ketakutan tak bertanggung jawab setelah sebelumnya kata “Di Kepala Luhut” menjadi pembenaran bahwa yang dilakukan itu adalah pekerjaan atau tupoksi LBP sebagai Menko Marimves,” imbuhnya.

Adapun yang ketiga, Ferdinand menyoroti pendapat Said Didu yang meluruskan pernyataannya terkait Sapta Marga

Dalam suratnya, Said Didu menuliskan, “Pernyataan saya terkait Sapta Marga yang secara jelas saya katakan bahwa ‘semoga terbersit kembali sapta marga’ merupakan harapan kepada Bapak sebagai Purnawirawan TNI bahwa dengan jiwa sapta marga pasti akan memikirkan rakyat, bangsa dan negara,”.

Ferdinand sindir surat Said Didu ke LBP. (Instagram/@ferdinand_hutahaean)
Ferdinand sindir surat Said Didu ke LBP. (Instagram/@ferdinand_hutahaean)

Akan tetapi, menurut Akun Instagram ferdinand_hutahaean, klarifikasi Said Didu tersebut adalah dalih untuk meredam suasana yang sempat memanas. Ia pun memberikan sindiran kepada Said Didu.

“Point 3 Berharap kepada LBP bukan melawan lagi. Kirain akan melawan dan tidak kirim surat yang isinya ngeles ala bajaj,” pungkas akun Instagram ferdinand_hutahaean.

Sebelumnya, Said Didu terancam bakal dipolisikan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Said Didu terancam bakal dipolisikan setelah menyebut, Luhut hanya mementingkan uang daripada memikirkan penanggulangan virus corona Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan oleh Said Didu dalam video yang tersebar di YouTube dengan judul “MSD: Luhut hanya pikirkan uang, uang, dan uang.”

Pada Jumat (3/4), juru bicara Luhut, Jodi Mahardi memberikan ultimatum kepada Said Didu lewat keterangan tertulis.

Ia mengatakan, jika dalam 2×24 jam yang bersangkutan tidak meminta maaf maka kasus akan dibawa ke jalur hukum.

“Bila dalam 2×24 jam tidak minta maaf, kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku,” kata Jodi.

Sumber Berita / Artikel Asli : Suara

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here