49 TKA China Mulus Tiba di Kendari, Dicurigai Ada “Orang Kuat” di Baliknya

317

JAKARTA — Kedatangan 49 tenaga kerja asing asal Tiongkok di Kendari, Sulawesi Tenggara, di tengah merebaknya virus corona, jadi polemik.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan berdalil para TKA itu sudah mendapat visa kunjungan satu kali perjalanan atau VISA 211 pada 14 Januari 2020 sebelum adanya larangan warga asing dari China datang ke Indonesia.

“Jika di sini kita bicara soal hukum memang tidak ada aturan yang dilanggar oleh 49 WNA asal China, yang sekarang telah dikarantina di Kendari itu, tapi sejatinya telah mencederai bangsa Indonesia,” terang pengamat hukum politik, Bambang Saputra pada wartawan, Jumat (20/3/2020).

Namun lanjut cendikiawan muda itu, apa gunanya berpegang pada selembar kertas yang berkekuatan hukum tapi tidak berasas pada kemanusiaan dan keadilan.

“Saya duga ada orang kuat di belakangnya yang berkepentingan, sehingga dengan alasan tak melanggar hukum mereka bisa mulus masuk ke Indonesia,” cetusnya.

Bambang pun membandingkan dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi. Misalnya, kata dia, meskipun warga negara lain sudah mengantongi visa umrah yang juga didapat jauh sebelum aturan dibuat, tapi demi melindungi warganya Arab Saudi tetap melarang masuk WNA dalam batas waktu relatif tertentu yang masih evaluasi.

Bambang menambahkan, dalam aturan keimigrasian menyebutkan visa 211 itu visa kunjungan satu kali perjalanan berlaku untuk 60 hari, dan memiliki kemungkinan untuk diperpanjang maksimal empat kali dengan tambahan 30 hari setiap perpanjangan.

“Itu artinya dengan merebaknya virus corona di Indonesia, maka kehadiran 49 WNA asal China itu bakal membuat rasa ketakutan yang mencekam sekian banyak anak-anak bangsa semakin panjang,” jelasnya.

Bambang menyayangkan sikap pemerintah tersebut. Justru menurut dia, sebaiknya Indonesia belajar dari Arab Saudi atau negara-negara lain yang berani tegas menerapkan aturan demi melindungi segenap warga negaranya sendiri dari ancaman virus corona.

Sumber Berita / Artikel Asli : AYOJAKARTA

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here