Surat Terbuka Kepada Presiden Joko Widodo Dari Dr Tifauzia Tyassuma Terkait COVID 19

336

YTH Presiden Joko Widodo
YTH 271 juta Rakyat Indonesia

SOLUSI PASCA MAKLUMAT #LOCKDOWN
Bagian 2

Oleh: Tifauzia Tyassuma
Dokter, Peneliti, Penulis

Pak Presiden, mohon izin saya membantu memberikan edukasi kepada rakyat Indonesia.

Melihat komen-komen yang masuk, maka tampaknya saya perlu sekali lagi secara pelan-pelan sekali, menjelaskan apa beda antara #Lockdown teritorial dan wilayah, dengan Social Distancing, dan Isolasi.

271 Rakyat Indonesia selama sekian hari sejak saya terus-menerus menyampaikan seruan #lockdown, dibuat bingung dan resah dengan komen dan posting para buzzer yang dikerahkan untuk membendung seruan tersebut,

Dengan memberikan gambaran ketakutan kepada, terutama rakyat kecil, bahwa kalau #lockdown diberlakukan, maka rakyat kecil tidak bisa lagi jualan keliling kampung, pasar akan ditutup, buruh tidak boleh kerja, semua rumah dikunci rapat-rapat, yang nekat keluar rumah akan ditangkap dan sebagainya.

271 juta rakyat Indonesia,
Pengertian #lockdown sudah saya jelaskan pada tulisan Bagian 1.

Bahwa dengan #lockdown teritorial dan wilayah, maka yang dibatasi adalah perjalanan keluat masuk negara dan daerah, untuk sementara waktu.

Beberapa negara menerapkan kebijakan #lockdown dikombinasikan dengan social distancing dan isolasi secara ketat, seperti yang dilakukan di RRT, Italia, dan saat ini sebagian negara Eropa, karena di sana betul-betul sudah terjadi outbreak atau peningkatan jumlah kasus yang luarbiasa.

Di Indonesia, untuk saat ini menurut hemat saya, cukup dilakukan kombinasi antara #Lockdown teritorial, #lockdown wilayah dan social distancing.

Arti Social Distancing adalah pembatasan pertemuan antar orang dengan orang, pembatasan kerumunan atau berkumpulnya orang banyak di satu tempat, seperti kantor, sskolah, kampus, rapat, ibadah.

Isolasi ketat, untuk saat ini, menurut hemat saya, perlu dilakukan secara parsial saja, yaitu pada ODP (Orang dalam Pengawasan) artinya adalah orang yang pernah kontak dengan positif COVID 19 dengan atau tanpa gejala. Dan pada PDP (Pasien dalam Pengawasan) artinya orang yang yang telah berstatus pasien dan positif COVID 19. Keduanya adalah kelompok orang yang perlu diisolasi di rumah sakit ataupun di rumah, dan kontak dengan orang lain harus sangat dibatasi.

Jadi, ketika Maklumat #Lockdown diberlakukan oleh Pemerintah, Anda semua, 271 juta rakyat Indonesia, jangan panik ya.

Santuy saja, seperti biasa saja, hanya tahan diri untuk tidak main keluar negeri, atau main ke kota lain dulu yang sedang di #lockdown wilayahnya.

Dan batasi keluar rumah seperlunya saja.

Begitu ya semuanya. Dibaca dengan pelan-pelan, dan kalau perlu berulangkali ya…supaya benar-benar paham. Silakan baca link berita yang saya sertakan.

Presiden Jokowi, yuk segera tunjukkan kepemimpinan Anda.
Kami butuh Bapak, banget banget. Yuk #lockdown yaaa

Pemerintah Matangkan Rencana Karantina Wilayah

Sumber :

https://web.facebook.com/tifauzia.tyassuma/posts/10219526137736701

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here