Analisis Awal Psikolog Anak Soal Postingan-Gambar Ngeri ABG Slenderman

242

Jakarta – ABG N (15) tega membunuh seorang bocah A (5) di Sawah Besar, Jakarta Pusat karena diduga terinspirasi film horor dan tokoh Slenderman. ABG N sempat mengaku puas usai membunuh. Psikolog menduga hal ini bisa didasari oleh keinginan eksistensi.

Sebagaimana diketahui, ABG N sempat menulis sebuah status FB soal aksinya itu. Dalam statusnya, tak ada nada bersalah sama sekali. Psikolog tumbuh kembang anak, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si bahwa kondisi psikologis seperti ini bisa didasari oleh beragam faktor.

“Kalau dia kata-kata di FB itu bisa jadi karena tontonannya, bacaannya, hal-hal seperti itu. Kan ada itu cerita-cerita horor dan cerita detektif, seperti melakukan sesuatu terus dia melakukan apa. Itu ada. Tapi itu di satu sisi,” ujar Indria Laksmi saat dihubungi detikcom, Minggu (8/3/2020).

Namun, Laksmi mengatakan bahwa faktor lain juga bisa punya pengaruh. Menurutnya, bisa saja si ABG itu menyerahkan diri karena dorongan nuraninya atas rasa bersalah.

“Mungkin saja dia sebetulnya masih punya hati nurani, kemudian ada rasa penyesalan yang dalam. Kan bisa saja. Kemudian dia terdorong menyerahkan diri,” tutur Ketum Pengurus Pusat Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (PPIPKI) ini. detik

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here