Anak Pasien Suspect Corona yang Meninggal Habis Bepergian ke Singapura. tapi Tak Ditindak, Ini Alasannya

221
Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril (kemeja kuning). Foto: Jawa Pos

JAKARTA – Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril mengungkapkan dugaan meninggalnya satu orang pasien perempuan suspect virus corona (Covid-19) yang berusia 65 tahun.

Berdasarkan hasil penelusuran pihak terkait, salah satu anaknya memiliki riwayat pelesiran ke Singapura.

“Iya, karena katanya ada riwayat anaknya dari Singapura,” kata Mohammad Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jalan Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Jumat (6/3).

Namun demikian, ia menyatakan bahwa anak dari ibu tersebut saat ini tak menjalani perawatan tim medis.

Pasien yang meninggal dunia tersebut pun telah diambil keluarga dan telah dikebumikan secara normal.

Oleh karena itu, Mohammad Syahril menegaskan kalau pasien ini tak akan membawa wabah virus corona.

“Tidak (menularkan virus corona), karena sudah habis berarti sudah selesai. Enggak menular, dan sudah diberi disinfektan semua. Semua pasien yang sudah masuk isolasi, baik penanganan, perawatan itu sama, sampai dengan meninggal. Ketika dibawa (Yang meninggal) enggak menular lagi,” pungkasnya.

(sta/rmol/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here