Disindir Jokowi di Ultah Golkar, Nasdem: Pak Jokowi Isinya Bercanda Terus

657

 JAKARTA – Partai Nasdem sama sekali tak menganggap pidato yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya di ulang tahun Partai Golkar, tak dianggap sebagai sindiran.

Saat itu, Jokowi menyinggung momen berpelukan antara Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman.

Sebaliknya, apa yang disampaikan orang nomor satu di Indonesia itu adalah benar-benar sebuah candaan yang memang biasa dilakukan dengan Surya Paloh.

Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya saat dihubungi wartawan, Kamis (7/11/2019).

“Kalau kita sama Pak Jokowi udah biasa bercanda, isinya bercandaan terus,” kata Willy.

Willy menyebut, hubungan antara Jokowi dan Surya Paloh tidak terjalin kemarin sore.

Sebaliknya, hubungan keduanya disebut Willy sudah lebih seperti persaudaraan dalam keluarga.

Menurutnya, apa yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya itu tak lebih dari sekedar gimmick politik sekaligus untuk mencairkan suasana.

“Kalau nggak ada gimmick gitu ya politik kita hambar saja. Ini (ungkapan Jokowi) adalah bagian dari proses yang mencairkan politik kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi dalam pidatonya menyinggung pertemuan Nasdem dan PKS.

“Saya lihat Pak Surya Paloh ini cerah banget setelah bertemu dengan Pak Sohibul Iman,” ujar Jokowi menyindir Surya Paloh yang juga hadir dalam acara tersebut.

“Saya tidak tahu maknanya apa, tapi pelukannya sangat erat,” imbuhnya disambut tawa undangan.

Presiden berkelakar, selama kebersamaan dengan Surya Paloh, dia mengaku tidak pernah dirangkul erat sebagaimana Surya merangkul Sohibul.

“Tidak pernah saya dirangkul Bang Surya seerat dia merangkul Pak Sohibul Iman,” ungkapnya.

Meski tidak dijelaskan secara detail, Jokowi mengaku sudah secara langsung menanyakan tujuan pertemuan kedua petinggi partai itu.

“Ada apa? Tapi jawabnya nanti akan dijawab. Saya boleh bertanya dong karena beliau masih di koalisi pemerintah,” tandasnya.

(jpg/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here