Jokowi, Anda Jangan Ragu Segera Terbitkan Perppu KPK, Resiko yang Ditanggung Hanya Ini

196
Presiden Jokowi kembali membuat peryataan resmi terkait kerusuhan di Abepura dan Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019) malam

JAKARTA – Banyak yang menyulitkan Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK untuk memenuhi aspirasi rakyat atas Revisi UU KPK yang dinilai bermasalah.

Salah satu yang paling memusingkan Jokowi adalah pertimbangan politik di mana koalisi besar parpolnya adalah pendukung Revisi UU KPK.

Namun ternyata itu tidak mengurangi kemendesakan yang sudah memenuhi waktunya jika Jokowi mengikuti kehendak sebagian besar masyarakat, terutama yang digaungkan kalangan mahasiswa.

“Presiden akan dihadapkan pada situasi politik yang rumit dengan koalisi besarnya di DPR. Jadi, saat ini yang dibutuhkan selain soal kalkulasi politik, juga hati nurani,” kata Pakar hukum tata negara Hifdzil Alim, Selasa (2/10/2019).

Sementara prasyarat terbitnya Perppu, lanjutnya, Jokowi seharusnya tidak lagi mengalami masalah karena sudah memenuhi kemendesakan yang ada.

Penerbitan Perppu sebagaimana tercantum dalam putusan MK nomor 138/PUU-VII/2009 bisa didasari pada banyaknya penolakan atas UU KPK yang baru.

UU KPK yang baru ditolak karena sejak dari proses hingga isinya mengalami permasalahan yang tidak layak untuk dinaikkan ke tahap Undang-undang.

“Jokowi harus kembali ke khittahnya sebagai presiden pilihan rakyat, bukan semata pilihan partai,” ujarnya.

(sta/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here