Trauma, Warga Sumbar Takut Kembali ke Rumah di Papua: Kami Ingin Pulang Kampung

280

JAKARTA – Sembilan orang warga Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Anggota DPRD Pesisir Selatan, Novermal Yuska menyampaikan, akibat kejadian itu, ribuan warga Minang di Papua meminta untuk kepada pemerintah Sumbar agar dipulangkan ke kampung halaman mereka.

Mereka meminta pulang kampung lantaran trauma dengan insiden berdarah di Wamena yang menelan puluhan korban jiwa.

“Mayoritas dari mereka ingin pulang ke kampung mereka di Sumatera karena mengalami trauma,” ungkap Novermal, Minggu (29/9).

Ia melanjutkan, hingga kini ribuan warga asal Sumbar masih mengungsi di tempat-tempat aman karena takut pulang ke rumah atau rumah mereka sudah rata dengan tanah akibat kerusuhan beberapa hari lalu.

“Mereka masih mengungsi karena takut ada kerusuhan lagi,” tandasnya.

Seperti diketahui, sebulan terakhir Papua diwarnai gejolak yang berujung pada pengerusakan fasilitas umum dan jatuhnya korban jiwa, terakhir terjadi kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Dalam kerusuhan di Wamena, 32 orang tewas. Sebagian besar korban tewas ditemukan dalam keadaan hangus terbakar, yang lainnya ada yang terkena sabetan benda tajam, panah, dan juga luka akibat benda tumpul.

(sta/rmol/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here