Aliansi BEM-SI Tolak Pertemuan Tertutup Dengan Jokowi

70

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) menolak bertemu dengan Presiden Joko Widodo secara tertutup di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/9).

BEM-SI meminta pertemuan dengan Jokowi sapaan akrab Kepala Negara dilakukan terbuka agar bisa disaksikan masyarakat.

“Dilaksanakan secara terbuka dan dapat disaksikan langsung oleh publik melalui kanal televisi nasional,” kata Koordinator Pusat Aliansi BEM-SI, Muhammad Nurdiyansyah dalam keterangnnya.

Menurutnya, pertemuan tersebut harus menjamin bahwa nantinya akan ada kebijakan yang konkret demi terwujudnya tatanan masyarakat yang lebih baik.

Jelas Nurdiyansyah menambahkan, pihaknya merasa tuntutan yang diajukan telah tersampaikan secara jelas di berbagai aksi dan juga jalur media. Sehingga sejatinya yang dibutuhkan bukanlah sebuah pertemuan yang penuh negosiasi, melainkan sikap tegas Presiden terhadap tuntutan mahasiswa.

Secara sederhana, tuntutan kami tak pernah tertuju pada pertemuan, melainkan tujuan kami adalah Bapak Presiden memenuhi tuntutan,” ungkapnya.

Gelombang aksi mahasiswa di berbagai daerah terjadi beberapa hari ini. Pada intinya, aksi-kasi itu menolak peraturan yang tidak sesuai dengan amanat reformasi. Seperti, UU KPK hasil revisi dan RUU KUHP. (Rmol)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here