Ikut Demo Papua, 4 WNA Ini Dideportasi, Polri Beberkan Banyak Pelanggaran

113
WNA Australia ikut demo Papua.

JAKARTA – Keberadaan Warga Negara Asing (WNA) asal Australia dalam aksi demonstrasi Papua dipertanyakan oleh Polri. Saat ini, WNA yang berjumlah empat orang itu telah dideportasi ke negara asalnya.

“Ada pelanggaran di situ, dia ngapain orang asing ikut demo?” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/9).

Ia menegaskan, Polri tetap melakukan penyelidikan kepada empat WNA asal Australia itu mengikuti aksi demonstrasi di halaman kantor Walikota Sorong, Papua Barat.

Namun yang pasti, sambung Dedi, empat WNA tersebut melanggar hukum karena diduga mengibarkan bendera bintang kejora.

“Di cek juga pelanggaran imigrasinya. Yang jelas dari imigrasi ada pelanggaran keimigrasian maka dideportasi. Saat ini belum ditemukan tindak pidana lain,” jelasnya.

Keempat WNA itu diduga kuat mengikuti aksi demonstrasi bersama orang asli Papua (OAP) yang menuntut Papua Merdeka di Kantor Walikota Sorong. Adapun identitas keempat WNA tersebut antara lain, Baxter Tom (37), Davidson Cheryl Melinda (36), Hellyer Danielle Joy (31) dan Cobbold Ruth Irene (25).

Keempatnya telah dideportasi melalui Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Kota Sorong dengan menggunakan pesawat Batik Air ID 6197.

(sta/rmol/pojoksatu)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here