DPR Panggil Menlu Soal WN Australia yang Ikut Demo Papua

115
Menlu Retno Marsudi akan dipanggil oleh Komisi I DPR RI. Ia diminta menjelaskan soal keberadaan empat WNA yang ikut demonstrasi menuntut Papua Merdeka di Sorong pada Agustus lalu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta — Komisi I DPR RI akan memanggil Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi untuk meminta penjelasan terkait empat Warga Negara Asing diduga asal Australia yang terpantau ikut aksi demonstrasi menuntut Papua Merdeka di Kantor Wali Kota Sorong pada 27 Agustus 2019 silam.

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyari mengatakan pemanggilan Retno dijadwalkan berlangsung pada Kamis (5/9).

“Kami mau panggil Menlu dulu (Kamis),” kata Abdul kepada wartawan, Senin (2/9).

Dia menerangkan, pihaknya akan mendengar penjelasan Retno terkait indikasi masalah yang terjadi di Papua sudah diinternasionalisasi. Menurutnya, jika indikasi itu benar maka sudah terjadi campur tangan dari negara lain di Papua dan harus segera disikapi secara serius oleh Indonesia lewat upaya diplomasi.

Namun, Abdul pun menyerahkan kepada Retno untuk memilih upaya diplomasi yang akan ditempuh bila masalah Papua benar sudah diinternasionalisasi.

“Ini harus disikapi secara serius dengan meningkatkan upaya diplomasi. Biar dipikirkan Menlu,” ucapnya.

Politikus PKS itu menambahkan, WNA sepatutnya tidak terlibat dalam aksi demonstrasi di Papua.

Sebelumnya, sebanyak empat orang warga negara Australia ditangkap di Sorong, Papua dan sempat diperiksa pihak Imigrasi. Mereka kemudian dideportasi dari Papua.

Berdasarkan pemeriksaan empat orang itu menonton demonstrasi di Sorong, Papua Barat, karena mengira adalah festival budaya. Mereka, mengetahui demo itu festival budaya karena mendapat informasi yang keliru.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Sorong, Cun Sudirharto mengatakan, empat warga negara Australia tersebut masuk ke Indonesia dengan izin berwisata, bukan mengikuti aksi demo.

“Empat warga asing tersebut mengakui tidak memahami apa arti aksi tersebut karena informasi warga setempat demo tersebut adalah festival budaya,” ujar Cun seperti dikutip Antara, Senin (2/9)., CNN Indonesia

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here