Rustam: Makin Dekat 20 Oktober, Mereka Makin Resah dan Gelisah

173

Pemerhati politik Rustam Ibrahim melalui akun Twitter @RustamIbrahim menyebut ada kalangan yang makin resah menjelang pelantikan pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin menjadi presiden dan wakil presiden.

Rustam Ibrahim tidak menyebut secara eksplisit siapa yang resah dan gelisah itu. Dia hanya mengatakan makin dekat 20 Oktober, kalangan itu makin resah dan gelisah, membayangkan orang yang dibenci dilantik kembali menjadi Presiden.

“Dan akan mereka saksikan sebagai Presiden setiap hari sampai 5 tahun mendatang. Insya Allah!” katanya.

Sekarang ini juga sedang terjadi lobi-lobi politik, baik yang terbuka dan tertutup, untuk menentukan menteri-menteri maupun kepala lembaga yang akan masuk kabinet baru.

Beberapa waktu yang lalu, Presiden Jokowi menegaskan menegaskan memiliki hak prerogatif penuh dalam menyusun dan memilih nama-nama calon menteri untuk periode kedua kepemimpinannya yang akan dimulai bulan Oktober mendatang.

Kabinet itu adalah hak prerogatif Presiden. Menteri itu adalah pembantu,” kata Jokowi.

Ketika ditanya elite partai banyak yang meminta posisi? “Ya saya sampaikan tadi. Masa saya ulang-ulang terus sih,” kata Presiden menjawab lanjutan pertanyaan wartawan.

Sementara mengenai kapan kabinet diumumkan, menurut Presiden, kalau melihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti, sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik. Meski demikian, Presiden akan melihat momentumnya, mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu.

Sedangkan mengenai komposisi menteri pada kabinet mendatang, Presiden Jokowi memberikan gambaran, akan didominasi kaum profesional. Persentasenya sekitar 55 persen profesional sementara yang berlatar belakang partai politik sekitar 45%. Dari segi usia, Presiden tidak memungkiri jika pada kabinet mendatang akan ada yang berusia muda, berumur antara 25-35 tahun. “Ya ada yang umur-umur itu betul, yang muda, yang setengah muda, campur lah, ada yang setengah tua ada juga,” kata dia.

Presiden Jokowi juga mengisyaratkan kemungkinan adanya perubahan nomenklatur kementerian, dimana ada yang merupakan gabungan kementerian/lembaga, dan juga ada yang muncul baru.

Saat wartawan mendesak apakah yang dimaksud Kementerian Investasi? “Nanti kalau sudah waktunya tahu semua jangan nebak-nebak,” kata Presiden. [] akurat

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here